Belum Ajukan Izin Kampanye, Ini Dampak yang Bakal Dialami Paket Desa Sejahtera | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Belum Ajukan Izin Kampanye, Ini Dampak yang Bakal Dialami Paket Desa Sejahtera


BELUM ADA IZIN KAMPANYE. Paslon Bupati-Wabup TTU, David Juandi dan Eusebius Binsasi dan tim saat mendaftar ke KPU TTU. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

Belum Ajukan Izin Kampanye, Ini Dampak yang Bakal Dialami Paket Desa Sejahtera


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) TTU, Paulinus Lape Feka mengatakan, sejak tahapan kampanye bagi pasangan paslon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati TTU resmi dibuka pada 26 September lalu, sudah dua Paslon Kepala Daerah (Kada) yang mengajukan izin kampanye secara resmi ke pihak Kepolisian, KPU, dan Bawaslu TTU. Sedangkan satu paket lainnya belum mengajukan izin kampanye.

Kedua Paket yang telah mengajukan izin kampanye tersebut, kata Paulinus, yakni Paslon Kristina Muki-Yosep Tanu (Paket Kita Sehati), dan Hendrikus Frengky Saunoah-Amandus Nahas (Paket Fresh). Sedangkan untuk Paslon David Djuandi-Eusebius Binsasi (Paket Desa Sejahtera) hingga petang kemarin belum mengajukan izin kampanye.

“Sudah dua paslon Kada yang telah mengajukan izin kampanye ke pihak Kepolisian, Bawaslu, dan KPU untuk berkampanye. Kedua Paket tersebut diantaranya paket Kita Sehati dan paket Fresh sampai dengan Senin 28 September 2020 Pukul 16.00 Wita,” jelas Paulinus kepada Timor Express di ruang Kerjanya, Selasa (28/9).

Komisioner yang akrab disapa Polce itu menambahkan, sejauh ini pihaknya juga belum mengetahui kendala yang dialami Paket Desa Sejahtera terkait surat pemberitahuan izin kampanye ke KPU, Bawaslu, dan pihak Kepolisian.

Padahal, lanjut Polce, sebelum dimulainya tahapan kampanye oleh KPU, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim dari masing-masing paslon dan mengingatkan agar memperhatikan surat keterangan izin Kampanye sehingga tidak dibubarkan oleh pihak Kepolisian nantinya.

BACA JUGA: Dua Paslon Kada di TTU Belum Ajukan Izin Kampanye

“Kalau ada izin resmi tentu setiap titik kampanye akan dikawal oleh pihak Kepolisian, KPU, dan Bawaslu. Namun kalau tidak ada izin dampaknya pasti akan dibubarkan,” jelasnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenang Paket Desa Sejahtera, Kristoforus Efi ketika dikonfirmasi Timor Express, Selasa (28/9) mengatakan, paket Desa Sejahtera telah memutuskan untuk memulai kampanye terbatas sejak tanggal 1 Oktober 2020.

Hal tersebut dilakukan lantaran saat ini Tim dari Paket Desa Sejahtera sementara melakukan konsolidasi internal bersama pengurus partai di tingkat Kecamatan dari masing-masing partai pengusung.

“Kami dari Paket Desa sudah memutuskan akan memulai Kampanye Terbatas mulai tanggal 1 Oktober karna masih ada konsolidasi internal bersama Pengurus Tingkat Kecamatan dari tiga Pertai Pengusung,” Jelasnya

KPU TTU telah resmi membuka tahapan Kampanye bagi paslon Bupati-Wakil Bupati TTU Tahun 2020 untuk memaparkan visi-misi serta program kerja kepada masyarakat. Gong Kampanye ditabuh pada Sabtu (25/9) lalu, dan berlangsung selama 71 hari hingga 5 Desember 2020 nanti. Pelaksanaan coblosan berlangsung pada 9 Desember 2020. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top