Gubernur VBL Ganti Penjabat Sekda Belu, Pjs Bupati Beber Alasannya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gubernur VBL Ganti Penjabat Sekda Belu, Pjs Bupati Beber Alasannya


Pejabat sementara Bupati Belu, Zakarias Moruk. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Gubernur VBL Ganti Penjabat Sekda Belu, Pjs Bupati Beber Alasannya


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belu, Marsel Mau Meta dinilai gagal merealisasikan proses Sekda Belu defenitif pasca ditinggal Petrus Bere pada Juni 2020 lalu karena purna tugas/pensiun.

Marsel Mau pun ditunjuk Gubernur sebagai penjabat Sekda dengan tugas memproses perekrutan calon Sekda definitif melalui mekanisme open bidding (seleksi terbuka/lelang jabatan). Sayangnya, hingga berakhirnya batas waktu seleksi pada 28 September 2020, Marsel tak berhasil menuntaskan tugasnya itu.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pun menunjuk Frans Manafe, Asisten Perekonomian Administrasi Pembangunan Setda Belu menjadi Penjabat Sekda menggantikan Marsel.

Pengisian posisi jabatan itu mencuat setelah beredar melalui WhatsApp Grup (WAG) Surat Keputusan Gubernur NTT tentang Pengangkatan Penjabat Sekda Belu dengan Nomor: 816.2.1/187/BKD.3.1 tertanggal 28 September 2020. Dalam SK yang beredar itu tertera nama Penjabat Sekda yang baru adalah Frans Manafe.

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Belu, Zakarias Moruk saat di konfirmasi Jumat (2/10) membenarkan SK Gubernur tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama sebagai Penjabat Sekda Belu yang beredar di WAG itu. Namun Zakarias enggan menyebutkan siapa nama Penjabat Sekda baru tersebut.

“Benar SK Gubernur sudah ada. Tapi orangnya sabar dulu. Lihat saja pelantikan. Kita sudah jadwalkan (Pelantikan, Red) Senin (5/10),” sebutnya.

Menurut Zakarias, pengangkatan Penjabat Sekda oleh Gubernur NTT, setelah berakhirnya batasan waktu open bidding (seleksi terbuka/lelang jabatan) 28 September 2020.

Menurut Zakarias, surat Mendagri sudah diterbitkan sejak 8 Juni 2020, sejak masa berakhir pensiun Sekda Belu, Petrus Bere.

“Surat Mendagri untuk open bidding sudah ada sejak Juni 2020 bersamaan surat masa berakhir pensiun Sekda,” tandasnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT ini menjelaskan kendalanya di Belu meski sudah ada surat Mendagri tapi selama tiga bulan penjabat Sekda tidak menjalankan open bidding. Sehingga aturannya Gubernur mengambil alih mengangkat salah satu pejabat provinsi atau kabupaten untuk menjadi Penjabat Sekda Belu.

“Pergantian ini bukan politik. Tapi karena dinilai tidak berhasil menjalankan open bedding Sekda defenitif. Sehingga Gubernur menunjuk salah satu pejabat provinsi atau kabupaten,” ujarnya.

Ia mengatakan, jadwal pengambilan sumpah akan berlangsung pada Senin (5/10). Bersamaan dengan itu akan dilakukan pengisian kekosongan sejumlah jabatan dinas yang selama ini rangkap jabatan.

Ia juga berharap Penjabat Sekda yang nantinya diambil sumpah bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Tugas Penjabat Sekda menjalankan administrasi pemerintahan dan mempersiapkan proses Sekda defenitif. Karena terlambat sehingga perlu dipercepat seleksi terbuka/lelang jabatan (open bidding).

“Kita sudah keluar jauh. Sudah terlambat sehingga Penjabat Sekda tentunya harus proses cepat satu bulan sudah bisa rampung,” tandasnya. (mg33)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Populer

To Top