Terkait Klaster Perbankan, Simak Penjelasan Dirut Bank NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Terkait Klaster Perbankan, Simak Penjelasan Dirut Bank NTT


Plt. Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. (FOTO: ISTIMEWA)

BISNIS

Terkait Klaster Perbankan, Simak Penjelasan Dirut Bank NTT


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pernyataan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji yang menyebutkan adanya empat warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang yang merupakan klaster perbankan mendapat respon pimpinan Bank NTT.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyatakan, bahwa benar ada satu pegawai Bank NTT di kantor cabang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hanya saja menurut Alex Riwu Kaho, pegawai tersebut sebelumnya merupakan pelaku perjalanan dari Bali dua pekan yang lalu, namun sejak kembali ke Kupang, yang bersangkutan diminta untuk melakukan karantina mandiri selama dua pekan. Dengan demikian, kata Alex, hingga dinyatakan positif, pagawai tersebut tidak pernah ke kantor sehingga tidak ada kontak yang terjadi di lingkungan Bank NTT.

“Memang betul ada satu pegawai dari KCK yang positif Covid-19, dan merupakan pelaku perjalanan dari Bali dua minggu yang lalu untuk mengantar suaminya melanjutkan pendidikan dokter spesialis. Setelah pulang dari Bali, (Pegawai tersebut, Red) belum masuk kantor karena saya langsung perintahkan Kepala KCK untuk lakukan karantina mandiri selama dua minggu. Selama dikarantina, dia tinggal di hotel dan tidak pernah berhubungan atau bertemu dengan teman-teman kantor,” jelas Alex.

BACA JUGA:Setelah Klaster BPN, Kini Muncul Klaster Perbankan di Kota Kupang

Alex menambahkan, setelah mendapatkan informasi pegawai yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19, pimpinan kantor cabang Bank NTT sudah membuatkan surat ke yang bersangkutan untuk menjalani karantina atau isolasi lagi selama 14 hari sampai dinyatakan benar-benar sehat oleh pihak rumah sakit atau medis.

Atas fakta ini, Alex sekali lagi menegaskan bahwa memang benar ada satu pegawainya yang terpapar korona, namun ia adalah pelaku perjalanan yang sebelumnya memang tidak beraktifitas di kantor sehingga kejadian penularan ini bukan di lingkungan Bank NTT.

“Kami perlu sampaikan hal ini agar aktifitas pelayanan perbankan di Bank NTT tidak terganggu, tidak perlu panik karena di seluruh kantor Bank NTT berlaku prosedur yang ketat terhadap protokol kesehatan. Setiap nasabah yang masuk ke kantor Bank NTT telah disiapkan sarana untuk mencuci tangan, hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, dan siapa saja yang berurusan ke kantor Bank NTT diminta untuk memakai masker,” pungkas Alex. (aln)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top