Terjunkan 250 Personil di Lokasi Bentrok, Polisi Amankan 1 Terduga Pelaku Pembunuhan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Terjunkan 250 Personil di Lokasi Bentrok, Polisi Amankan 1 Terduga Pelaku Pembunuhan


AMANKAN LOKASI. Aparat kepolisian nampak berjaga dilokasi bentrok warga di Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Minggu (4/10). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Terjunkan 250 Personil di Lokasi Bentrok, Polisi Amankan 1 Terduga Pelaku Pembunuhan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Aparat Polda NTT dikerahkan ke lokasi bentrok antarwarga di Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Dalam proses pengamanan, polisi berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku pembunuhan berinisial AS.

Kekuatan Polri yg berada di tempat kejadian perkara (TKP) terdiri dari 150 personil Polres Kupang. Sedangkan personil dari Polda gabungan dengan personil Brimob, Sabhara, Intel dan Reserse berkekuatan 100 orang, sehingga total aparat yang diterjunkan mengamankan lokasi bentrok sebanyak 250 personil.

Personil yang dipimpin langsung oleh Karo OPS, Dirkrimum, Dirintel, Wadir Sabhara dan Wakpolres Kupang.

“Pelaku tersebut diduga melakukan pembunuhan terhadap korban inisial A. Sekarang diamankan bersama dua orang saksi ke Polda NTT,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Johannis Bangun, SIK., S.Sos ketika dikonfirmasi TIMEXKUPANG.com, Minggu (4/9).

BACA JUGA: Bentrok Warga Pecah di Tuapukan, 1 Meninggal dan Rumah di Bakar

Dari hasil olah TKP sementara, terdapat satu orang korban meninggal dunia dan sebanyak 7 unit rumah warga yang dibakar akibat amukan massa dari keluarga korban.

“Salah satu rumah yang turut dibakar massa adalah rumah milik terduga pelaku yang sudah diamankan,” katanya.

Dugaan sementara, kata Jo Bangun, bentrok antarwarga tersebut berawal dari perselisihan antara korban dan pelaku hingga mengakibatkan pembunuhan terhadap korban.

“Kita terus melakukan penelusuran terhadap akibat dari peristiwa ini. Setiap perkembangan informasi dari TKP akan kami update,” tuturnya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top