Berlayar dari Kupang Menuju SBD, Kapal Sumba Jaya Terdampar di Sikka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Berlayar dari Kupang Menuju SBD, Kapal Sumba Jaya Terdampar di Sikka


TERDAMPAR. Kapal penangkap ikan Sumba Jaya ditemukan terdampar di Liwung Pireng, Dusun Tiget, Desa Kolidetung, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Minggu (4/10). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Berlayar dari Kupang Menuju SBD, Kapal Sumba Jaya Terdampar di Sikka


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Kapal penangkap ikan Sumba Jaya ditemukan terdampar di Liwung Pireng, Dusun Tiget, Desa Kolidetung, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Minggu (4/10) dinihari sekitar pukul 01.00 Wita.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin kepada media ini di Maumere, Minggu (4/10), menyebutkan, kapal tersebut diketahui milik PT. Putra Unggul yang beralamat di Tarus, Kabupaten Kupang.

Kapal Sumba Jaya yang dinahkodai Akonti Dang Meka, 28, warga Tarus Barat, Kelurahan Tarus, Kabupaten Kupang. Peristiwa terdamparnya kapal ikan Sumba Jaya itu diketahui sejumlah warga, diantaranya Marianus Noang, 37, Ludgardus Ngaba, 35. Keduanya merupakan warga Dusun Tiget, Desa Kolidetung, Kecamatan Lela.

AKBP Sajimin menjelaskan, pada Sabtu (3/10) sekira pukul 16.00 Wita, PT. Putra Unggul melepas sebanyak 17 unit kapal penangkap ikan dari Tarus, Kabupaten Kupang. 17 kapal ikan tersebut dilepas menuju tiga wilayah tujuan, yakni satu unit ke Larantuka, Flores Timur, 6 unit kapal menuju Kabupaten Ende, dan 10 unit kapal ke Waekelo, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

“Kapal Ikan Sumba Jaya yang terdampar di Kecamatan Lela itu salah satu dari 17 unit kapal ikan yang dilepas PT Putra Unggul di Kabupaten Kupang menuju Sumba Barat Daya,” beber Sajimin.

Menurut Sajimin, 10 unit kapal ikan milik PT Putra Unggul yang dilepas ke SBD berlayar secara beriringan, dan kapal yang dinahkodai Akonti Dang Meka itu berada pada posisi paling belakang. Sekitar pukul 01.00 Wita, tepatnya di perairan Laut Sawu, di wilayah Desa Kolidetung, mesin kapal Sumba Jaya yang dinahkodai Akonti mengalami kerusakan.

Saat mesin Kapal Sumba Jaya mengalami kerusakan itu terjadi gelombang tinggi yang menghantam bodi kapal tersebut. Kapal itu akhirnya terbawa arus, dan terdampar di Desa Kolidetung, Kecamatan Lela. Sebelum terempas gelombang, sang nahkoda sempat meloncat dari bodi kapal hingga terseret ke batu karang. Sekitar pukul 05.00 Wita dinihari, nahkoda berusaha berenang menuju darat untuk meminta bantuan warga Dusun Tiget, Desa Kolidetung.

“Karena gelombang besar yang menghantam bodi kapal, nahkodanya melompat ke laut dan berenang ke darat meminta bantuan warga Dusun Tiget. Sementara kapalnya terus dihempas gelombang tinggi hingga terdampar dibatu karang,” jelas Sajimin.

Sekira pukul 07.00 Wita, Camat Lela Herman Donbosco Da Lopez bersama anggota Polsek Lela mendatangi tempat kejadian dan mengajak warga masyarakat untuk membantu mengevakuasi kapal tersebut.

Upaya mengevakuasi kapal Sumba Jaya berlangsung lebih kurang satu jam. Sekira pukul 09.00 Wita, kapal tersebut berhasil dievakuasi. Usai evakuasi, kapal ikan itu diperbaiki dan bisa melanjutkan perjalanan menuju SBD.

“Sekitar pukul 09.00 Wita, kapal berhasil dievakuasi dan nahkoda dapat menlanjutkan perjalanan menuju Sumba Barat Daya. Dari 17 unit kapal itu masing-masing hanya dikendalikan oleh seorang nahkoda tanpa dilengkapi ABK,” beber Sajimin. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top