Hendak Belanja, Biarawati Kaget Dompet Berisi Uang Rp 13 Juta Raib | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hendak Belanja, Biarawati Kaget Dompet Berisi Uang Rp 13 Juta Raib


Kapolres Sikka, AKBP Sajimin. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Hendak Belanja, Biarawati Kaget Dompet Berisi Uang Rp 13 Juta Raib


Diduga Dicopet dalam Perjalanan Larantuka-Maumere

MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Nasib malang dialami seorang biarawati yang tengah melakukan perjalanan dari Kota Larantuka, Flores Timur ke Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat (2/10). Biarawati bernama Kristina Kilu Hayon, 50, ini kaget ketika membuka tas, ternyata dompet yang berisi uang senilai Rp 13 juta sudah raib alias tidak ada.

Diduga uang milik biarawati ini telah dicopet ketika dalam perjalanan dengan angkutan umum dari Larantuka ke Maumere. Saat itu, Kristina menumpang mobil Manggis Jaya berwarna biru. Ketika tiba di Maumere, mobil itu berhenti di depan Toko Bogadharma, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Saat itu jam menunjukkan pukul 14.00 Wita.

Kristina pun turun dari mobil dan masuk ke toko hendak membeli keperluannya. Saat akan membayar, Kristina hendak membuka tas untuk mengambil dompetnya. Betapa kagetnya biarawati itu ketika tas dibuka, dompet bersama uang sebanyak Rp 13 juta sudah tidak ada lagi. Rosleting saku tasnya pun sudah dalam keadaan terbuka.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polres Sikka keesokan harinya, Sabtu (3/10) sekira pukul 20.30 Wita.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin kepada media ini, Sabtu (3/10) membenarkan peristiwa kehilangan uang tersebut.

Menurut Sajimin, pihaknya telah menerima laporan kehilangan uang oleh seorang biarawati bernama Kristina Kilu Hayon yang beralamat di Kelurahan Birobuling Selatan, Kecamatan Birobuling Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam laporan itu, kata Sajimin, korban menyertakan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa kehilangan tersebut, yakni Ferdinandus Beki Hurin, 45, dan Santiago Norius Barto Da Silva, 19. Keduanya berasal dari Balela, Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka, Flores Timur.

“Jadi saat mobil tiba di Maumere, tepatnya di depan Toko Bogadharma, Ibu Kristina turun untuk membeli keperluannya. Namun saat berada di dalam toko, Kristina melihat dompet yang berisi uang Rp 13 juta sudah tidak ada, sementara rosleting saku tasnya sudah terbuka,” ungkap Sajimin.

Atas laporan tersebut, lanjut Sajimin, penyidik kemudian membuatkan laporan polisi dengan nomor LP/239/X/2020/ NTT/Res Sikka. Polisi terus bekerja keras untuk melakukan penyelidikan agar pelakunya dapat segera ditangkap. “Ini tindak pidana yang harus diberantas,” tegas Sajimin. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top