Virus Korona Jebol Pertahanan Matim, Bupati Agas: Jujur Saya Stres | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Virus Korona Jebol Pertahanan Matim, Bupati Agas: Jujur Saya Stres


PELANTIKAN. Para anggota BPD se Kecamatan Borong menjalani prosesi pelantikan oleh Bupati Matim, Agas Andreas di aula Kantor Camat Borong, Jumat (2/10). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Virus Korona Jebol Pertahanan Matim, Bupati Agas: Jujur Saya Stres


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, mengaku stres setelah wilayah yang dia pimpin itu tetap jebol juga dari kasus Covid-19. Padahal menurut Agas, pemerintah telah berupaya maksimal dalam membendung penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Matim.

“Sekarang Matim sudah jebol dari benteng pertahanan kasus Covid-19. Jujur saya stres setelah muncul kasus Covid-19 pertama ini. Selama ini kita sudah jaga, agar Matim tetap hijau,” ungkap Bupati Agas dalam sambutannya saat melantik 53 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di aula Kantor Camat Borong, Jumat (2/10).

Bupati Agas mengaku, jika kasus ini terus berkembang, maka APBD Matim juga ikut hancur. Meski demikian, lanjut Bupati Agas, pemerintah tidak akan kendor dalam upaya penanganan masalah penyebaran Covid-19 di Matim.
“Saya minta warga masyarakat untuk tidak perlu panik. Tetap waspada dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tandas Bupati Agas.

Bupati Agas menekankan agar seluruh masyarakat Matim mendukung upaya pencegahan penyebaran virus korona dengan menerapkan dan menegakan betul pola 3M dan 1T, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga daya tahan tubuh. Masyarakat juga diminta untuk mendoakan khusus bagi kesembuhan pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

“Saya minta doa dari kita semua untuk pasien Covid-19 yang saat ini sedang diisolasi di shelter Pemda Matim di RSUD Borong. Agar pasien ini segera pulih. Virus ini susah kita tolak, sehingga untuk cegahnya kita patuh dengan protokol kesehatan,” harap Bupati Agas.

Belajar dan Pahami Aturan

Kepada anggota BPD yang dilantik, Bupati Agas minta untuk berperan aktif bersama masyarakat dan pemerintah desa, berjuang mencegah terjadinya transmisi lokal di Matim. Jika ada pelaku perjalanan dari daerah zona merah, untuk berkordinasi dengan petugas kesehatan setempat.

BACA JUGA: Benteng Matim Jebol, 1 Warga Terpapar Covid-19

Hal lain yang disampaikan Bupati Agas, anggota BPD dari 9 desa di Kecamatan Borong, juga diminta untuk bisa belajar dan pahami aturan. Harus tahu peran masing-masing. Sebab semua tugas BPD dan kepala desa, berjalan di atas aturan. Selain itu, hal yang paling penting diketahui, bahwa BPD itu bagian dari pemerintah desa.

“Meski dengan kepala desa sama posisinya, tapi kamar dan fungsi beda. Jaga keharmonisan hubungan antar kepala desa. Kalian juga pemimpin,” kata Bupati Agas.

Menurutnya, BPD bukan sebagai eksekutor, tapi perencana dan pengontrol. Pengawasan dari BPD juga bersifat politis, dan bukan teknis. Politis, seperti apa pemanfaatan anggaran itu bisa menjawabi kebutuhan masyarakat. Perencana di desa juga harus sejalan dengan perencana kabupaten, provinsi, dan pusat.

“Kades itu bertanggung jawab kepada Bupati melalui camat. Semua kita satu kesatuan dalam pemerintahan di RI. Jadi bergerak dalam hirarki. Kerja tidak boleh mengeluh, tetap semangat. Mengeluh itu, orang yang tidak punya harapan hidup,” pungkasnya.

Terpantau, pelantikan BPD itu juga dihadiri Wakil Bupati Jaghur Stefanus, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Matim, Ketua DPRD Matim Yeremias Dupa, sejumlah anggota DPRD dari Dapil Borong, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Borong, perwakilan Polres Matim, TNI, saksi rohaniwan Islam dan Katolik.

Hadir juga para kepala desa dan sekertaris desa, staf dari dinas PMD Matim dan staf dari kecamatan Borong. Total anggota BPD yang dilantik sebanyak 53 orang dari 9 desa yang tersebar di wilayah kecamatan Borong. BPD untuk periode 2020-2026. Rombongan Bupati Agas, tiba di Kantor Camat Borong diterima secara adat. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top