90 Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao Jalani Swab Test, Ini Harapan Dandim | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

90 Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao Jalani Swab Test, Ini Harapan Dandim


SWAB TEST. Petugas kesehatan dengan APD lengkap tengah mengambil sampel swab para prajurit TNI Kodim 1627/Rote Rote Ndao di Makodim setempat, Rabu (7/10). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

90 Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao Jalani Swab Test, Ini Harapan Dandim


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 90 prajurit TNI Komando Distrik Militer (Kodim) 1627 Rote Rote Ndao, menjalani swab test. Pelaksanaan swab tersebut dipimpin langsung dr. Bambang H. P. Djati, Sp.PK-Msc, penanggungjawab Instalasi Laboratorium RSUD Ba’a, bertempat di Markas Kodim setempat, Rabu (7/10).

Pengambilan sampel swab untuk pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ini melibatkan sebanyak 20 tenaga medis yang semuanya lengkap dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Para tenaga medis itu terdiri dari 3 analis RSUD Ba’a, 9 analis dari Puskesmas, dan 8 orang tenaga kesehatan.

Pelaksanaan swab sendiri sesuai rencana berlangsung selama dua hari, yakni Rabu (7/10) dan Kamis (8/10). Pengambilan sampel swab sekaligus diambil sebanyak dua kali, lalu akan dikirim untuk proses pemeriksaan di Laboratorium Biologi Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

“Swabnya dilakukan dua kali. Hasilnya secepatnya dikirim untuk diperiksa,” kata dr. Bambang H.P Djati, Sp.PK-Msc kepada Timor Express, usai melalukan swab, di Makodim 1627/Rote Ndao, Rabu (7/10).

Pada prinsipnya, dokter spesialis Patologi klinik ini menyampaikan bahwa sampel swab yang diambil itu akan segera dikirim untuk diuji di laboratorium. “Secepatnya sudah ada hasil dari swab ini, tergantung antrean di laboratorium,” kata dr. Bambang.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1627/Rote Ndao, Letkol Inf Educ Permadi Eko P. B., menyebutkan, terdapat penambahan jumlah prajurit yang menjalani swab test. Dimana, jumlah sebelumnya direncanakan sebanyak 60 sampai 75 prajurit. Namun akhirnnya bertambah hingga 90 orang.

Penambahan tersebut, kata Letkol Educ karena adanya kerelaan dari prajurit untuk menjalani swab test, dan juga didukung dengan ketersediaan alat swab.

“Ada penambahan dari jumlah yang direncakan, dan juga sudah koordinasikan dengan instansi teknis,” jelas Letkol Educ.

Swab test terhadap prajurit, menurut Dandim Educ, penting dilakukan karena kebanyakan aktifitas personel TNI berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Dandim Educ menyebut, personel tersebut adalah para Babinsa yang bertugas di desa-desa.

Dari interaksi itulah, menurut Dandim Educ, sangat rentan menularkan Covid-19 ke masyarakat, apabila ada Babinsa yang terpapar. Sehingga perlu dipastikan benar-benar para prajuritnya bebas Covid-19.

“Para Babinsa ada di tengah-tengah masyarakat, untuk itu kepada merekalah difokuskan untuk di-swab. Begitu juga anggota yang baru pulang tugas dinas di luar daerah,” kata Dandim Educ.

Dandim Educ berharap, seluruh sampel swab yang nantinya diperiksa di laboratrium ini nanti hasilnya negatif. Karena menurutnya, jika ada yang terkonfirmasi positif maka tentu harus dilakukan tracking maupun tracing untuk memastikan penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Rote Ndao. “Mudah-mudahan hasilnya negatif biar tidak dilakukan tracking,” harap Dandim Educ. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top