Lubang Menganga di Badan Jalan Cabang Tuasene Sering Makan Korban | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lubang Menganga di Badan Jalan Cabang Tuasene Sering Makan Korban


BUTUH PERHATIAN. Jalan berlubang di jalur Trans Timor Km 29 dari arah SoE ke Kupang, tepatnya di Cabang Tuasene (Lingkar merah). Di titik jalan negara ini sering terjadi kecelakaan akibat belum diperbaiki instansi berwenang. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Lubang Menganga di Badan Jalan Cabang Tuasene Sering Makan Korban


SOE, TIMEXKUPANG.com-Sejumlah pengendara yang melintasi Km 29 Trans Timor wilayah Kabupaten TTS, tepatnya di Cabang Desa Tuasene, mengeluh lantaran di lokasi itu sering terjadi kecelakaan lalulintas (Lakalantas) akibat terdapat lubang menganga di badan jalan. Karena jalan tersebut adalah jalan negara, sehingga volume kendaraan yang melintasi jalan itu cukup padat.

Nofri Selan, salah seorang warga Tuasene yang sering menyaksikan lakalantas di lokasi itu, kepada Timor Express, Senin (5/10) mengatakan, kerusakan jalan itu telah terjadi beberapa tahun terakhir, hanya saja hingga saat ini belum ada upaya perbaikan dari pemerintah.

Menurut Nofri, untuk menghindari lakalantas, warga setempat berinisiatif meletakan batu dan daun kayu sebagai penanda sehingga setiap pengendara yang melintas tidak mengarahkan kendaraannya melintasi lubang yang ada, tepatnya disebuah jembatan kecil.

“Kalau tidak taruh batu dan daun kayu, pasti setiap hari ada saja orang yang celaka karena masuk dalam lubang itu,” kata Nofri.

Upaya yang dilakukan warga itu tentu sifatnya darurat atau sementara, demi menghindari lakalantas susulan. Oleh sebab itu, ia berharap agar pemerintah segera memperbaiki jalan negara yang rusak itu agar ke depan tidak ada lagi pengendara atau pengguna jalan yang menjadi korban.
Hal senada juga dikemukakan Selis Toto, salah satu pengendara kendaraan penumpang yang setiap hari melintas di jalan itu. Ia mengeluh karena kondisi jalan itu rusak cukup lama namun belum ada perhatian pemerintah.

Padahal kondisi jalan yang rusak itu, berada di trek lurus sehingga pada umumnya para pengendara ketika berada di lintasan itu memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi. Nah ketika roda kendaraan masuk dalam lubang yang ada, sudah pasti menimbulkan kecelakaan.

“Saya harap ini jalan cepat diperbaiki, karena biasanya orang sampai di sini, lari kendaraannya ngebut sehingga kadang tidak bisa hindari lubang sehingga lari masuk lubang dan celaka,” kata Selis. (yop)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top