Tujuh Karung Cendana Asal Timor Leste Sudah di Polres Belu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tujuh Karung Cendana Asal Timor Leste Sudah di Polres Belu


BUKTI PENYELUNDUPAN. Barang bukti tujuh karung kayu cendana asal Timor Leste, saat diamankan Personel Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, Sabtu (3/10) lalu. (FOTO: Istimewa)

PERISTIWA/CRIME

Tujuh Karung Cendana Asal Timor Leste Sudah di Polres Belu


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak tujuh karung kayu cendana asal Timor Leste hasil sweeping Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB sudah dilimpahkan ke Polres Belu.

Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh saat ditemui, Selasa (6/10) membenarkan bahwa kasus dugaan penyelundupan kayu cendana sebanyak tujuh karung yang diamankan anggota Satgas Pamtas di Pos Salore, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Menurut Khairul, kasus dugaan penyelundupan kayu cendana sudah diterima Polres Belu, untuk selanjutnya diproses hukum. Barang bukti berupa kayu dan dua orang warga yang membawa kayu cendana di dalam mobil Avansa. “Saat ini Reskrim sedang melakukan penyelidikan, dan dalam pengembangan,” kata Khairul.

Sebelumnya diberitakan, personel Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB mengamankan sebanyak tujuh karung kayu cendana di dalam sebuah mobil Avansa. Pengamanan ini sesuai hasil sweeping anggota Satgas Pamtas pada Sabtu (3/10) sekitar pukul 20.45 Wita. Tepatnya di jalan utama Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

BACA JUGA: Satgas Pamtas Amankan 7 Karung Cendana Asal Timor Leste

Dansatgas Yonif RK 744/SYB, Letkol Inf Alfat Denny Andrian menjelaskan, kayu cendana seberat lebih kurang 200kg diduga diselundupkan dari Timor Leste ke Indonesia.

Informasi bersumber dari salah seorang warga Mota’ain bahwa ada mobil yang lewat membawa kayu cendana dari Desa Mota’ain ke arah Atambua.

Ia mengatakan, personilnya akhirnya berhasil mengamankan dua orang pelaku, tujuh karung cendana, yang diangkut menggunakan mobil Avanza bernomor polisi DH 1362 AM.

Dansatgas menambahkan, dari hasil sweeping diketahui 2 orang pelaku berinisial SEL, 33, dan EK, 32, warga Atambua dan Kupang. Setelah diperiksa dokumen yang berhasil diamankan dari pelaku berupa KTP dan surat surat lainnya yang diduga palsu dan tidak lengkap. (mg33)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top