Kakanwil Kumham NTT Apresiasi Program Pemberdayaan Karutan Kupang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kakanwil Kumham NTT Apresiasi Program Pemberdayaan Karutan Kupang


KUNKER. Kakanwil Kemenkumham NTT, Mercy Djone (tengah) melihat langsung program pemberdayaan di Rutan Kelas II B Kupang, Rabu (7/10). (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kakanwil Kumham NTT Apresiasi Program Pemberdayaan Karutan Kupang


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kumham) Provinsi NTT, Mercy Djone, mengapresiasi program pemberdayaan kepada warga binaan yang dijalankan oleh Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Kupang, Yohanis Varianto.

“Saya apresiasi Karutan Kupang karena sangat cepat membuat perubahan di Rutan Kelas II B Kupang,” kata Mercy Djone saat diwawancarai Timor Express di sela-sela memantau program pemberdayaan warga binaan di Rutan Kelas II B Kupang, Rabu (7/10).

Mercy mengaku ketika menjadi orang nomor satu di Kanwil Kemenkumham NTT, dia melakukan kunjungan ke Rutan Kelas II B Kupang dan melihat lahan kering.

Saat itu dirinya langsung menekankan kepada Karutan untuk berupaya bagaimana membuat lahan kering menjadi hijau. Perintah yang sama juga disampaikan kepada semua Kalapas dan Karutan se-NTT.

“Rutan dan Lapas harus menjadi hijau serta meningkatkan program pemberdayaan kepada warga binaan. Karutan Kupang ini responnya sangat cepat. Karena dua bulan lalu kunjungan ke sini baru hanya ditanami bunga-bunga dan belum ada sayuran. Namun, Karutan membuat perubahan sangat cepat sehingga sudah banyak sayuran yang ditanam dan lahan yang tadinya kosong menjadi hijau,” jelasnya.

Artinya, warga binaan yang ada benar-benar diberdayakan dengan meningkatkan keterampilan mereka.

Mercy telah menyampaikan kepada Karutan dan Kalapas se-NTT untuk mengembangkan program pemberdayaan baik itu di bidang pertanian maupun peternakan.

“Saya tantang wajib harus jalankan. Tujuannya agar program pemberdayaan ini benar-benar jalan,” tandasnya.

Kakanwil Kemenkumham NTT juga mengaku sangat bangga atas progres pemberdayaan kepada warga binaan di Rutan Kelas II B Kupang yang berjalan begitu baik sehingga dapat dilaksanakan panen perdana aneka sayuran-sayuran.

Karutan Kelas II B Kupang dan seluruh warga binaan yang sudah menanam aneka sayur mayur dan buah-buahan. Progres ini tidak sampai dua bulan tapi pencapaiannya luar biasa.

Kristoforus Laba, salah satu warga binaan Rutan Kelas II B Kupang selaku koordinator bidang pertanian mengatakan, pemberdayaan di bidang pertanian dengan menanam aneka sayur mayur, mulai dari bayam, bayam merah, pepaya, dan lainnya. Tak hanya itu, ada juga ditanami buah anggur, markisa, dan lainnya.

“Kami bersyukur karena di Rutan air limpah sehingga yang kita tanam tidak ada yang mati,” ungkapnya.

Menurutnya, semua aktivitas pertanian yang dijalankan ini merupakan suatu proses edukasi. Karena ini sebagai media pembelajaran sehingga ketika keluar bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat selama menjalani masa hukuman di Rutan.

Karutan Kelas II B Kupang, Yohanis Varianto, menjelaskan program pemberdayaan di Rutan Kupang ini baik itu keterampilan mendaur ulang barang bekas dan bidang pertanian berjalan bersama. Untuk keterampilan mendaur ulang barang bekas menghasilkan pot bunga, tas, dan lainnya yang semuanya memanfaatkan barang-barang bekas.

Sementara untuk bidang pertanian yakni menanam aneka sayuran-sayuran. Selain itu, ada persemaian aneka macam bunga.

Dirinya berharap lewat kegiatan ini warga binaan dapat mengetahui bagaimana cara bertani dan meningkatkan keterampilan yang baik.

Sekadar tahu bahwa warga binaan yang ditugaskan menanam bunga ini ada nilai pembejaran yang dapat dipetik.

Bagaimana dilatih tentang kesabaran dan keuletan demi menghasilkan suatu proses pembentukan karakter yang baik.

Melibatkan mereka warga binaan dalam kegiatan pemberdayaan ini ternyata dapat memberikan dampak positif yakni kepribadian mereka berubah menjadi baik.

“Hasil dari pertanian dan keterampilan menghasilkan barang-barang dari bahan bekas ini akan dipasarkan kepada masyarakat umum untuk dapat membeli hasil karya warga binaan,” pungkasnya. (mg22/joo)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top