PDAM Kota Kupang: Pendistribusian Air Masih Stabil | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PDAM Kota Kupang: Pendistribusian Air Masih Stabil


Direktur PDAM Kota Kupang, Jhoni Otemusu. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

PDAM Kota Kupang: Pendistribusian Air Masih Stabil


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-PDAM Kota Kupang menjamin bahwa sampai saat ini ketersediaan air untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi pelanggan PDAM Kota Kupang masih tercukupi.

Direktur PDAM Kota Kupang, Jhoni Otemusu saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (7/10) mengatakan, sampai saat ini ketersediaan air bersih masih bisa ditangani dan hanya turun sekitar 20 sampai 30 persen. Sumber air yang debitnya turun adalah sumber mata air di Oeba, dan sumur bor di Fontein. Sementara yang lainnya masih stabil.

“Jadi untuk sistem pengaliran air sampai saat ini masih stabil ada wilayah yang 3 minggu sekali dan ada yang 4 kali dalam seminggu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, PDAM saat ini sementara fokus untuk melakukan kerjasama dengan masyarakat pemilik sumur bor yang memiliki kapasitas air dengan debit yang cukup sehingga dapat digunakan untuk mendistribusikan air ke masyarakat.

“Sampai saat ini PDAM sudah berhasil mendapatkan air sekitar 60 liter per detik, kerja sama dengan pemilik sumur bor di Oepura, Marturia Oesapa Selatan, Sinode GMIT, Liliba, Penfui, dan beberapa spot lainnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini, dengan upaya PDM kota Kupang untuk bekerja sama dengan pemilik sumur bor, sekitar 40 persen pelanggan BLUD SPAM provinsi, sudah bisa diambil alih oleh PDAM kota Kupang, dan diharapkan dapat tercapai 100 persen tahun depan.

Selain itu, Jhoni Otemusu menjelaskan, pada persidangan anggaran murni tahun 2021 mendatang PDAM kota Kupang meminta anggaran Rp 10 miliar untuk penambahan pelanggan sebanyak 12 ribu, dan jaringan distribusi. Anggaran ini rencananya akan ada di Dinas PUPR Rp 5 miliar dan di PDAM sendiri Rp 5 miliar.

“Anggaran untuk kali dendeng sebesar Rp 189 miliar multi years dua tahun, sampai Desember 2021, dengan target yang dihasilkan sebanyak 150 liter per detik,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Kupang, Nining Basalamah. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

Sementara itu anggota Komisi II DPRD Kota Kupang, Nining Basalamah mengatakan, PDAM Kota Kupang harus bisa memastikan ketersediaan air bersih agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kupang.

“Selain itu, tentunya kita juga berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat yang memberikan anggaran ratusan miliar untuk pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Minum atau IPAL Kali Dendeng. Tentunya ini akan menjadi jawaban akan kebutuhan air bersih di kota ini,” ujarnya.

Nining Basalamah mengaku, terkait anggaran yang rencananya akan diusulkan pada anggaran murni tahun 2021, tentunya komisi II sebagai mitra mendukung, karena itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah agar dapat memaksimalkan pendistribusian IPAL kali dendeng.

“Jadi kita mendukung, ini merupakan kerja sama untuk menjawab permasalahan air bersih yang selama ini menjadi permasalahan di masyarakat, ditambah dengan perkembangan yang sangat pesat di Kota Kupang, tentunya kebutuhan air bersih pun meningkat,” kata Politikus PPP ini. (mg25)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top