Aksi Tolak UU Omnibus Law, 1 Anggota Polisi Dirawat, 3 Pendemo Diamankan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Aksi Tolak UU Omnibus Law, 1 Anggota Polisi Dirawat, 3 Pendemo Diamankan


TEMUI PENDEMO. Ketua DPRD NTT, Ir. Emelia J. Nomleni saat menemui para pendemo yang menggelar aksi menolak UU Omnibus Law di depan gedung wakil rakyat itu, di Jl. El Tari, Jumat (9/10) petang. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Aksi Tolak UU Omnibus Law, 1 Anggota Polisi Dirawat, 3 Pendemo Diamankan


KUPANG TIMEXKUPANG.com-Ratusan massa demonstrasi yang menolak penetapan Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di Kupang, kembali menggelar aksi lanjutannya hari ini (9/10). Sebelumnya, aksi penolakan dilakukan Kamis (8/10) dengan mendatangi gedung DPRD NTT di Jln. El Tari.

Jika aksi protes sehari sebelumnya berlangsung aman terkendali, maka aksi pagi hingga siang tadi berlangsung tegang hingga terjadi aksi lempar. Buntutnya, seorang anggota Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota, Aiptu Frengky Ibrahim Lapusali terpaksa dilarikan ke RS. Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang untuk menjalani perawatan medis karena kepalanya terkena lemparan batu dari massa aksi.

Selain itu tiga orang peserta aksi demo diamankan aparat Polisi yang sedang bertugas mengamankan jalannya demo memprotes penetapan UU Omnibus Law pada Senin (5/10) lalu. Ketiga peserta aksi yang diamankan aparat terdiri dari dua mahasiswa dan seorang pelajar SMA. Dua mahasiswa itu berasal dari Universitas Muhamadiyah Kupang (UMK), dan mahasiswa PJKR UKAW Kupang, serta siswa SMA Uyelindo Kupang.

Salah seorang anggota Polres Kupang Kota menjadi korban pelemparan pada aksi mahasiswa yang berlangsung di depan gedung DPRD NTT, Jl. El Tari, Jumat (9/10). (FOTO: ISTIMEWA)

Aksi protes massa yang berjumlah ratusan orang itu berasal dari berbagai elemen organisasi mahasiswa dan beberapa organasasi lainnya yang ada di Kota Kupang. Aksi protes berlangsung sejak pagi sekitar pukul 09.00 Wita.

Aksi berubah berubah menjadi tegang ketika Kapolres Kupang Kota dan Wakapolda NTT beserta ratusan aparat keamanan asal Polres Kupang Kota dan Polda NTT berusaha memadamkan aksi bakar ban mobil di Jln. El Tari tepatnya di depan pintu gerang masuk kantor DPRD NTT sekira pukul 14.00 Wita.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti yang dikonfirmasi tadi sore membenarkan sikap tegas anggotanya untuk mengamankan tiga peserta aksi demo tersebut. Kapolres juga membenarkan adanya salah seorang anggota Polsek Kelima yang terkena lemparan massa saat aksi yang berbuntut anarkistis siang tadi.

“Tiga orang itu kami amankan sementara saja. Tadi sudah suruh pulang bersama teman-temannya. Sedangkan mengenai anggota yang terkena lemparan sudah dirawat dan tidak apa-apa koq,” jelas AKBP Satrya. (ogi)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top