Dianiaya Hingga Babak Belur, Paulus Usatnesi Jalani Perawatan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dianiaya Hingga Babak Belur, Paulus Usatnesi Jalani Perawatan


DIRAWAT. Paulus Usatnesi, warga Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah, TTU yang dianiaya tengah dirawat di RS Leona Kefamenanu, Kamis (8/10). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Dianiaya Hingga Babak Belur, Paulus Usatnesi Jalani Perawatan


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Paulus Usatnesi, warga Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akhirnya harus menjalani perawatan intensif di RS Leona Kefamenanu pasca dianiaya oleh Robi Usatnesi hingga babak belur, Minggu (4/10) lalu.

Sesuai data yang dihimpun Timor Express, Minggu (4/10), kasus penganiayaan itu bermula saat oknum ppelaku bersama rekannya Yaner Usatnesi melintasi depan rumah korban sekira pukul 20.00 Wita. Keduanya melempari batu ke atap rumah korban lalu keluarlah korban menegur keduanya namun tidak diindahkan.

Tak terima teguran korban, Robi Usatnesi langsung menghampiri korban dan melakukan penganiayaan terhadap korban hingga babak belur. Akibatkanya korban menjalani perawatan di RS Leona Kefamenanu sejak Senin (5/10).

Paulus Usatnesi, korban penganiayaan saat ditemui Timor Express di RS Leona Kefamenanu, Kamis (8/10) mengatakan, pihaknya telah melaporkan kasus penganiayaan yang ia alami ke Polsek Biboki Selatan untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Paulus mengaku melapor Robi Usatnesi disertakan dengan dua orang saksi yang melihat langsung kejadian itu. “Saya sudah lapor polisi soal kasus ini. Kita tunggu saja prosesnya seperti apa. Saya mau pelaku ditindak secara hukum,” ungkap Paulus.

Paulus menceritakan, sebelum aksi penganiayaan terjadi, pelaku bersama rekanya Yaner Usatnesi meneguk minuman beralkohol di rumah milik Beatus Usatnesi. Usai meneguk miras, Oknum pelaku bersama rekanya hendak kembali ke rumah masing-masing.

Namun, setelah tiba di depan rumah korban, kedua orang tersebut melempari batu ke atap rumah korban. Korban lalu keluar untuk menegur kedua pelaku pelemparan, namun teguran itu tidak diterima. Robi Usatnesi langsung berlari menuju korban dan menganiaya hingga babak belur.

Atas kejadian tersebut, korban langsung mendatangi Polsek Biboki Selatan untuk membuat laporan polisi kemudian melakukan visum at repertum di Puskesmas Oenopu.

Kanit Reskrim Polsek Biboki Selatan, Bripka Alfons Timo Neno ketika dikonfirmasi Timor Express melalui telepon selulernya, Kamis (8/10) membenarkan adanya laporan polisi tersebut.

Dikatakan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan ke sejumlah saksi untuk dimintai keterangan mengenai kasus tersebut. Sedangkan untuk korban belum diminta keterangan karena masih menjalani perawatan intensif di RS Leona Kefamenanu.

“Kita sudah panggil para saksi hari ini (Kamis, Red) setelah kita ambil keterangan dari para saksi baru kita akan koordinasi dengan Pihak RS Leona untuk mintai keterangan dari korban,” jelasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top