Hutan dan Lahan Terbakar di Dangalutualain, Polisi dan BPBD Langsung Sigap | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hutan dan Lahan Terbakar di Dangalutualain, Polisi dan BPBD Langsung Sigap


MEMBARA. Karhutla di Dangalutualain sebelum berhasil dipadamkan dengan bantuan mobil tangki air dari BPBD, Minggu (11/10). (FOTO Istimewa)

PERISTIWA/CRIME

Hutan dan Lahan Terbakar di Dangalutualain, Polisi dan BPBD Langsung Sigap


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao kewalahan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Dangalutualain, lingkungan Feapopi, Kecamatan Rote Tengah. Lahan produktif seluas 225,75 hektare yang ditumbuhi tanaman Jati, hampir sebagian besar dilahap si jago merah, sekira pukul 11.30, Minggu (11/10). Beruntung datang bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao sehingga kebakaran itu dapat diatasi bersama.

Belum ada kepastian penyebab kebakaran karena tidak ada saksi yang mengetahui persis kejadian kebakaran tersebut. Tetapi anggota Polres Rote Ndao melalui Polsek Rote Tengah langsung berupaya memandamkan api, setelah mendapat informasi adanya kebakaran.

Beberapa personil Polsek Rote Tengah langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran dipimpin langsung Kapolsek IPDA Igo Pringgondani. Mereka berusaha melakukan pemadaman agar kebakaran tidak meluas. Tetapi upaya itu tidak banyak membuahkan hasil. Hanya beberapa titik api yang bisa dijangkau dengan peralatan seadanya.

“Kami berusaha tetapi kebakaran terus meluas karena banyaknya dedaunan dan ranting-ranting kering,” kata Kapolsek Rote Tengah, IPDA Igo Pringgondani saat dikonfirmasi Timor Express pertelepon, Minggu (11/10).

Kapolsek Igo mengatakan, dengan dibantu warga yang melintas, mereka terus berusaha memadamkan api. Tetapi api terus meluas dari tiupan angin yang cukup kencang.

“Anginya cukup kencang sehingga membuat kebakaran cepat meluas dari material yang mudah terbakar,” kata Kapolsek Igo.

Kapolsek Igo mengatakan, jika tidak bisa dipadamkan, maka kebakaran dipastikan akan meluas hingga ke wilayah permukiman warga. Wilayah permukiman yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung tersebut adalah, Dusun Nggelamalole, Desa Maubesi, Dusun Leli, Kelurahan Onatali, dan Dusun Batuleli, Desa Lidamanu.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning, SE, yang dikomfirmasi Timor Express mengakui adanya laporan kebakaran hutan tersebut. Sehingga pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD didukung beberapa unit mobil tangki air untuk melakukan pemadaman.

“TRC kami sudah bergerak ke lokasi kebakaran, setelah kami dilaporkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Rote Ndao, Diksel Haning kepada Timor Express.

Informasi yang dihimpun Timor Express menyebutkan, Karhutla Dangalutualain kerap terjadi di musim kemarau. Kebakaran tersebut bukan karena adanya pembukaan lahan pertanian baru, tetapi diduga disengajakan melalui puntung rokok yang dibuang warga.

Dengan kebakaran kali ini, khusus Dangalutualain diketahui sudah empat kali terbakar. Kebakaran pertama dan kedua terjadi pada awal dan pertengahan bulan Agustus, ketiga di awal bulan September, dan saat ini merupakan kali keempat.

Mengingat hutan lahan Dangalutualain merupakan daerah yang rawan terjadinya kebakaran, Kapolsek Rote Tengah, IPDA Igo mengimbau kepada seluruh masyarakat, terkhusus di wilayah Rote Tengah agar mewaspadai tindakan yang memicu terjadinya kebakaran.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar turut membantu kami untuk tidak melakukan tindakan yang menimbulkan kebakaran,” imbau Kapolsek Igo.

Untuk diketahui, api baru berhasil dipadamkan pada pukul 15.30 Wita setelah mobil tangki air dari BPBD tiba di lokasi. Aparat polisi dibantu warga bahu-membahu memadamkan kebakaran yang sempat mengancam ke permukiman warga. (mg32)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top