Klub Indteam Kupang Bangun Akademi Basket Usia Dini Pertama di Indonesia Timur | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Klub Indteam Kupang Bangun Akademi Basket Usia Dini Pertama di Indonesia Timur


Regy Nomleni (kanan) selaku Founder dan Curricullum Director Academy foto bersama tim pelatih saat grand opening Indteam Basketball Academy bertempat di Lapangan Basket Prodi Sanitasi, Poltekkes Kemenkes Kupang, Kelurahan Liliba, Sabtu (10/10). (FOTO: DOK. INDTEAM KUPANG)

SPORT

Klub Indteam Kupang Bangun Akademi Basket Usia Dini Pertama di Indonesia Timur


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pembinaan olahraga basket di NTT terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini ditandai dengan hadirnya akademi basket usia dini di Kota Kupang, Provinsi NTT. Bahkan akademi yang diberi nama Indteam Basketball Academy ini boleh dikata merupakan yang pertama di Indonesia Timur.

Akademi ini dilahirkan oleh Klub Basket Indteam Kupang. Grand opening akademi basket usia dini Indteam Basketball Academy ini telah berlangsung Sabtu (10/10) bertempat di Lapangan Basket Prodi Sanitasi, Poltekkes Kemenkes Kupang di Kelurahan Liliba.

Regy Nomleni selaku Founder dan Curricullum Director Akademi, menyatakan bahwa akademi ini lahir melalui sebuah perenungan dan mimpi bahwa suatu saat nanti lahir pebasket-pebasket handal dari NTT yang bisa berkiprah di kancah nasional, regional maupun internasional.

Regi menjelaskan bahwa selama ini di NTT, anak-anak baru mengenal permainan bola basket pada saat mereka SMA atau kuliah. Hal tersebut membuat NTT sulit untuk bisa bersaing dengan anak-anak dari daerah lain di tingkat nasional.

Beranjak dari keprihatinan tersebut, pebasket yang akrab disapa Coach Regy itu mengajak beberapa temannya di Klub Indteam Kupang untuk bersama membentuk akademi ini.

Regy menyebutkan, di akademi ini, ia mengajak serta salah satu pelatih muda berprestasi, yakni Coach Putra Lord Djaranjoera yang ia percayakan sebagai  Co- Founder dan Head Coach Akademi.

Regy barharap melalui akademi ini, dalam beberapa tahun ke depan, NTT bisa melahirkan bibit-bibit pebasket yang memiliki skill dan kemampuan bermain basket yang dapat bersaing dengan pebasket-pebasket dari daerah lain. Bahkan tidak mustahil, dari peserta akademi ini akan lahir pebasket-pebasket muda NTT yang bisa berkarir sampai tingkat nasional.

Regy menyebutkan, rencana pembukaan akademi ini disambut baik para orang tua yang memiliki anak anak di usia 5-13 tahun. Terbukti sejak pertama kali pendaftaran akademi ini dibuka, hanya dalam waktu 7 hari lebih dari 60 anak usia 5-13 tahun mendaftar di akademi ini sehingga pendaftaran harus langsung ditutup mengingat keterbatasan kapasistas.

Anak-anak angkatan pertama Indteam Basketball Academy Kupang foto bersama usai grand opening, Sabtu (10/10). (FOTO: DOK. INDTEAM)

Untuk Angkatan pertama ini, kata Regy, peserta akademi hanya dibatasi maksimal 60 anak, dengan harapan semua anak bisa memperoleh perhatian dan materi secara detail dan lengkap. Tidak menutup kemungkinan, jika masih banyak anak yang tertarik mengikuti Indteam Basketball Academy ini, maka akan dibuka Batch II.

“Kami juga berterima kasih karena pendirian akademi ini mendapat support yang luar biasa dari Mama Emy Nomleni, selaku Ketua Perbasi NTT. Beliau menyambut baik rencana pembukaan akademi usia dini ini, dan beliau langsung menyumbangkan dua ring basket untuk anak-anak agar dapat digunakan untuk latihan.  Support yang sama juga diberikan oleh Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi Sanitasi, dengan menyediakan lapangan basket mereka untuk dipakai kegiatan akademi ini. Senior-senior dari Indteam Basketball Kupang dan Salatiga juga mendukung kegiatan ini dengan memberikan support berupa bola, kaos pelatih, dan lain-lain,” beber Regy.

Regy menambahkan, Indteam Basketball Academy ini dipersiapkan secara matang oleh team kepelatihan yang terdiri dari Regy Nomleni (Founder and Curricullum Director), Putra Lord Djaranjoera (Co-Founder and Head Coach). Akademi ini juga diisi tujuh pelatih (coach) muda potensial, yakni Faldo Payon, Tomy Seran, Jordan Liwe, Ferdinand Darung, Aldi Ransun, Chrystin Mudin, dan Linda Sayuna.

Regy memaparkan bahwa para pelatih ini akan mempersiapkan kurikulum 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun, dimana nanti setiap 3 bulan, orang tua murid akan menerima raport progress peserta akademi basket usia dini ini.

“Jadi Akademi ini benar-benar kami kelola secara serius dan professional. Ini adalah wujud tanggung jawab kami kepada para orang tua yang sudah mempercayakan kami untuk melatih dan membina anak-anak mereka,” ujar Coach Putra Lord Djaranjoera.

Meeting mingguan dan bulanan untuk membahas materi latihan, lanjut Putra, juga rutin dilakukan oleh tim pelatih. “Tujuannya untuk memastikan semua materi yang disiapkan di kurikulum tersampaikan ke seluruh anak didik dan terlihat hasilnya melalui peningkatan skill basket anak-anak tersebut. Jadi akademi ini juga memberi ruang dan tempat untuk para pelatih belajar dan menggali ilmu sebanyak banyaknya,” jelas Putra.

Menurut Putra, jadwal rutin latihan Indteam Basketball Academy khusus kelompok umur 5 – 8 tahun pada setiap hari Jumat, pukul 16.00 – 17.30 Wita bertempat di Lapangan Basket Poltekkes Kemenkes Kupang, Kelurahan Liliba. Sedangkan bagi kelompol usia 9 – 13 tahun berlangsung setiap hari Sabtu pukul 16.00 – 17.30 Wita, juga di Lapangan Basket Poltekkes.

“Yang paling penting, kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan, dimana semua pelatih yang melatih menggunakan face shield, setiap anak yang datang akan di cek suhu dan juga disediakan tempat cuci tangan di sekitar area latihan. Metode 1 ball 1 kid juga diterapkan pada latihan ini, sehingga pemakaian bola basket tidak bercampur dengan peserta lainnya. Bagi orang tua murid yang tertarik untuk mendaftarkan anak anak mereka mengikuti Indteam Baskerball Academy ini, dapat menghubungi Coach Putra Lord di No Telp 0823-4272-2222,” pungkas Putra. (aln)

Komentar

Berita lainnya SPORT

Populer

To Top