Hendak ke Surabaya, Warga TTU Reaktif Rapid Test di TTS, Begitu Sampel Swab Diperiksa, Ini Hasilnya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hendak ke Surabaya, Warga TTU Reaktif Rapid Test di TTS, Begitu Sampel Swab Diperiksa, Ini Hasilnya


Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Hendak ke Surabaya, Warga TTU Reaktif Rapid Test di TTS, Begitu Sampel Swab Diperiksa, Ini Hasilnya


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus bertambah pasca terdapat seorang Warga Kelurahan Bitauni, Kecamatan Insana, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Penambahan Kasus tersebut diduga kuat termasuk klaster transmisi lokal. Pasalnya, pasien tersebut baru melakukan rapid test yang akan digunakan sebagai kelengkapan perjalanan ke Surabaya, Jawa Timur.

Sesuai data yang dihimpun Timor Express dari Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 TTU, menyebutkan bahwa pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut sebelumnya diketahui bersama suami dan anaknya hendak melakukan perjalanan ke Surabaya.

Ketika menjalani rapid test di RSUD So’E untuk digunakan dalam melakukan perjalanan, hasil tesnya dinyatakan reaktif. Karena itu, Pihak RSUD So’E lalu melakukan pengambilan sampel NP/OP Swab dan mengembalikan yang bersangkutan ke TTU untuk menjalani karantina di RS Darurat Rusunawa BTN Kilometer 9 Kefamenanu.

Hasil swab test yang diterima Pemkab TTU menyatakan bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, kepada Timor Express, Senin (12/10) mengatakan, satu lagi warga TTU terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien bersangkutan berinisial RE, 24, yang sesuai data kependudukannya merupakan warga Kelurahan Bitauni, Kecamatan Insana. Yang bersangkutan diketahui bersama suami dan anaknya hendak melakukan perjalanan ke Surabaya. Sayangnya, mereka tidak menjalani pemeriksaan di wilayah TTU.

Ketika tiba di wilayah TTS dan menjalani pemeriksaan rapid test di TTS, hasilnya dinyatakan reaktif. Pihak RSUD So’E lalu melakukan pengambilan sampel NP/OP swab untuk dikirim ke Laboratorium Biologi Molekuler Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang untuk diperiksa. Sementara yang bersangkutan dikembalikan ke TTU untuk menjalani karantina dan di RS Darurat Rusunawa BTN Kilometer 9 Kefamenanu.

“Hasil pemeriksaan di TTS dia reaktif dan Pemerintah Kabupaten TTS sudah berkoordinasi dengan kita dan kita jemput. Jadi swabnya dua hari lalu sudah keluar dan dinyatakan positif. Saya tidak tahu riwayat perjalanan dia seperti apa, tapi dia dengan suami dan anaknya berada di TTS. Hasil rapid tes reaktif. Sementara suami dan anak tidak. Karena reaktif itulah maka RSUD TTS ambil swab dan hasilnya positif,” ungkap Bupati Ray.

Bupati dua periode itu menambahkan, saat ini kasus positif Covid-19 di TTU terdapat dua pasien. Karena Pemkab TTU tetap mengaktifkan screening terhadap para pelaku perjalanan. Pemerintah berupaya membangkitkan optimisme masyarakat.

“Kita harus bersahabat dengan korona dan tidak usah takut. Bangkitkan rasa optimisme dan kita bisa. Semua berpeluang untuk kena. Oleh karena itu, kita tidak boleh menutup diri dan takut berlebihan karena hanya akan menimbulkan penyakit,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top