Jenazah Edu Nabunome Dilepas KONI DKI, Tiba Kupang Kamis Pagi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jenazah Edu Nabunome Dilepas KONI DKI, Tiba Kupang Kamis Pagi


DI RUMAH DUKA. Sejumlah pelayat menyatakan ungkapan duka cita kepada keluarga saat melayat ke rumah duka almarhum Edu Nabunome di Jakarta Timur, Rabu (14/10). (FOTO: ISTIMEWA)

SPORT

Jenazah Edu Nabunome Dilepas KONI DKI, Tiba Kupang Kamis Pagi


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Jenazah mantan pelari nasional asal NTT, Eduardus Nabunome dipastikan dipulangkan ke kampung halamannya di TTS, Kamis (15/10). Sesuai rencana, jenazah legenda atletik Indonesia itu diterbangkan dari Jakarta menggunakan penerbangan Batik Air, Kamis (15/10) dinihari, dan mendarat di Bandara El Tari Kupang lebih kurang pukul 06.30 Wita.

“Jenazah almarhum Edu Nabunome esok tiba di Kupang dengan Batik Air jam 06.30 Wita pagi. Urusan pemulangan sudah difasilitasi oleh Pemprov melalui Badan Penghubung NTT Jakarta,” ungkap Kepala Badan Penghubung NTT Jakarta, Viktor Manek kepada TIMEXKUPANG.com, Rabu (14/10) petang.

Menurut Viktor, sesuai rencana acara pelepasan jenazah dilakukan oleh KONI DKI Jakarta. Sementara untuk fasilitasi pemulangan jenazah, termasuk istri dan anak-anak sudah difasilitasi Pemprov NTT.

“Teman-teman dari Badan Penghubung NTT Jakarta sementara berada di rumah duka dan akan mendampingi untuk mengantar ke bandara malam ini,” jelas Viktor.

Selanjutnya di Kupang, kata Viktor, Pemprov menyiapkan ambulance dan bus pengantar untuk pemberangkatan dari bandara menuju kampung halaman almarhum di TTS.

BACA JUGA: Pemprov Fasilitasi Pemulangan Jenazah Edu Nabunome, Pelari yang Bela NTT di 4 Periode PON

Diberitakan sebelum mantan pelari nasional asal NTT, Eduardus Nabunome meninggal dunia pada Senin (12/10) pukul 21.20 WIB di RS Medistra Jakarta akibat serangan jantung.

Edu Nabunomen merupakan mantan pelari putra terbaik yang dimiliki Indonesia khusus nomor-nomor lari jarak menengah dan jauh, tidak saja di level nasional namun juga internasional. Di level Asia Tenggara, Edu Nabunome merupakan momok yang ditakuti pelari-pelari Asia Tenggara lainnya.

Di level nasional, Edu tercatat mengikuti lima kali pekan olahraga nasional (PON). Masing-masing pada PON XI/1985 di Jakarta, PON XII/1989 juga di Jakarta, PON XIII/1993 Jakarta, PON XIV/1996 Jakarta, dan PON XV/2000 di Surabaya, Jawa Timur.

Dari lima kali PON ini, Edu tercatat membela panji NTT pada empat periode PON, dan sekali membela Provinsi DKI Jakarta pada PON XV/2000. Di lima kali PON ini, semua nomor yang diikuti Edu selalu berbuah medali emas dan perak.

Sementara diajang multi even Asia Tenggara (SEA Games), Edu empat kali memperkuat Indonesia. Masing-masing pada SEA Games tahun 1987, 1989, 1991, dan SEA Games tahun 1997. Luar biasanya, Edu Nabunome selalu pulang dengan menggondol medali emas, terutama pada nomor lari jarak menengah dan jauh, seperti nomor lari 5.000 meter, 10 ribu meter, dan marathon. (aln)

Komentar

Berita lainnya SPORT

To Top