Satu Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao Terpapar Covid-19, Dandim: Tanpa Gejala Apapun | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Satu Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao Terpapar Covid-19, Dandim: Tanpa Gejala Apapun


BERI MOTIVASI. Beberapa senior prajurit Kodim 1627/Rote Ndao memberi motivasi kepada FA dengan mengantar langsung ke tempat karantina terpusat di Rusun Ne'e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Rabu (14/10). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Satu Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao Terpapar Covid-19, Dandim: Tanpa Gejala Apapun


BA’A-TIMEXKUPANG.com-Kabar mengejutkan datang dari hasil uji spesimen swab dari prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 1627/Rote Ndao. Dari sampel yang diperiksa di Laboratorium Biologi Molekuler RSUD WZ Johanes Kupang, terkonfirmasi satu anggota terpapar Covid-19.

Ini merupakan hasil pemeriksaan terhadap 93 sampel swab yang dikirim ke Laboratorium Biologi Molekuler RSUD Prof. Dr. Johannes Kupang pada Jumat (9/10) lalu.

Informasi yang dihimpun Timor Express menyebutkan, dari total 93 sampel swab yang dikirim ke Kupang, sebanyak 90 sampel diambil langsung di Makodim 1627/Rote Ndao. Tiga sampel lainnya diambil di tempat terpisah, karena saat itu tiga prajurit TNI sedang berhalangan. Dua dari tiga prajurit diketahui sedang sakit, sedangkan lainnya dalam kondisi sehat.

Menanggapi adanya kasus positif dari anggota Kodim 1627/Rote Ndao, Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Inf Educ Permadi Eko P. B., membenarkan bahwa salah seorang anggotanya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan informasi yang diperoleh dari Satgas Covid-19.

“Infonya dari salah satu anggota kami di Kupang. Hari Selasa kemarin (13/10) kami dapat informasinya,” kata Dandim Educ saat dikonfirmasi Timor Express, di Makodim 1627/Rote Ndao, Rabu (14/10).

Setelah memperoleh laporan terkait hasil tersebut, pihaknya langsung mengecek kondisi fisik dari prajurit yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari tindakan awal yang dilakukan, prajurit berinisial FA tidak menunjukan gejala apapun, baik fisik maupun psikologisnya.

Dengan tidak ada keluhan sakit dari FA, kata Dandim Educ, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Koordinator Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Rote Ndao, dan hari ini Rabu (14/10) tim medis kembali melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan dari FA.

BACA JUGA: 90 Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao Jalani Swab Test, Ini Harapan Dandim

“Tadi pagi, Pak Kadis Kesehatan sudah memerintahkan tim medis ke sini. Hasinya, yang bersangkutan secara fisik dinyatakan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG),” tambah Dandim Educ.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Rote Ndao, drg. Suardi mengatakan, dalam penanganan pasien Covid-19, pihaknya hanya melakukan tindak evakuasi dengan tujuan untuk memutus mata rantai penularan melalui pemisahan ke tempat lain.

Sedangkan dalam menangani kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 kadis Suardi mengatakan tetap mengacu pada prosedur penanganan yang ditetapkan. Sehingga menurutnya sedikit berbeda dengan penanganan pada kasus yang muncul dari orang yang suspek atau Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Untuk yang positif Covid-19, pasti ditangani sesuai prosedurnya, sedangkan OTG hanya dipisahkan agar tidak menularkan kepada orang lain,” kata drg. Suardi.

Pantauan Timor Express, di Makodim 1627, sebelum FA diantar ke tempat karantina terpusat di Rumah Susun (Rusun) Ne’e, dia disemangati langsung oleh komandannya. Begitu juga dengan para seniornya. Bahkan beberapa seniornya pun turut mengantar FA ke Rusun Ne’e.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Inf Educ Permadi Eko P. B., berharap agar prajuritnya terbebas dari virus mematikan tersebut. Sehingga pengambilan swab dimulai dari prajuritnya untuk memastikan pelayanan yang dilakukan bebas dari Covid-19.

“Mudah-mudahan negatif, biar tidak dilakukan tracking,” harap Dandim Educ usai pengambilan sampel swab hari pertama terhadap para prajuritnya di Makodim, Rabu (7/10) lalu. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top