95 Desa di TTU Berstatus Darurat Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

95 Desa di TTU Berstatus Darurat Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Ini


Kepala BPBD TTU, Yosefina Lake. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

95 Desa di TTU Berstatus Darurat Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Ini


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 95 desa yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ditetapkan status darurat penanggulangan bencana kekeringan. Penetapan status tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati TTU Nomor 437/KEP/HK/VI/2020 yang telah ditetapkan pada 17 Juni 2020.

Kepala Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD) TTU, Yosefina Lake kepada Timor Express di ruang kerjanya, Kamis (15/10) mengatakan, sesuai hasil investigasi Tim BPBD terhadap Desa yang mengalami kekeringan sebanyak 95 Desa dari 184 Desa yang mengalami bencana kekeringan.

Atas bencana kekeringan tersebut, ungkap Yosefina, pihaknya akan membantu masyarakat dengan mendistribusikan air bersih yang akan dibagi dalam beberapa triwulan. Untuk triwulan pertama, ada 20 desa yang akan mendapatkan bantuan air bersih dengan rincian setiap desa sebanyak lima tangki.

“Jadi 95 desa itu kami sudah buat dalam bentuk SK. SK status darurat penanggulangan bencana kekeringan di 95 desa. Namun BPBD hanya siapkan anggaran untuk 100 tangki dan akan bagikan ke 20 desa untuk tahap pertama,” ungkapnya.

Yosefina menambahkan, selain memberikan bantuan air, pihaknya mengajukan permohonan anggaran dari pos bantuan tanggap darurat dari pemerintah daerah untuk bisa membantu masyarakat yang mengalami kekeringan.

“Kami juga ajukan bantuan ke pemerintah provinsi, khususnya di BPBD Provinsi dan PPRK Provinsi karena mereka juga ada pengadaan air bersih. Saya sudah kontak ke sana, surat kita sudah kasih tinggal tunggu saja kapan mereka mau bantu kita,” ujarnya.

Yosefina mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di TTU supaya bersama menjaga lingkungan sesuai dengan surat imbauan yang dikirim ke pemerintah desa.

“Berkaitan dengan pembagian air ini, kami juga mengharapkan agar masyarakat menyiapkan tandon air yang lebih besar sehingga ketika air bersih datang, tidak terbuang begitu saja,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top