Bangun Kolaborasi Tekan Angka Stunting di TTU Lewat Program BISA | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bangun Kolaborasi Tekan Angka Stunting di TTU Lewat Program BISA


TEKEN MoU: Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes saat melakukan penandatanganan MoU di Lantai II Kantor Bupati TTU belum lama ini. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bangun Kolaborasi Tekan Angka Stunting di TTU Lewat Program BISA


Save The Children dan Nutrition International-Pemkab TTU Teken MoU

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Save The Children dan Nutrition International bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) menjalin kerja sama dalam rangka menekan angka stunting di daerah itu melalui program Better Investment for Stunting Alleviation (BISA).

Kerja sama antara Pemkab TTU dan dua lembaga swadaya masyarakat (LSM) tersebut dituangkan dalam perjanjian kesepahaman atau Memorandum off Understanding (MoU) yang ditandangani Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes serta pihak Save The Children dan Nutrition International, belum lama ini.

Chief Of Party BISA, Prima Setiawan dalam pertemuan bersama Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes secara virtual mengatakan, program BISA dilaksanakan atas kerja sama Save The Children dan Nutrition International untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam pencapaian tujuan stategi nasional guna mempercepat penurunan angka stunting.

Setiawan mengatakan, implementasi program tersebut adalah dengan meningkatkan pengetahuan, mengubah perilaku, meningkatkan akses dan kualitas layanan, mengelolah sumber daya, dan menerapkan kebijakan secara lebih efesien dan efektif.

Setiawan menyebutkan, program BISA akan berjalan selama lima tahun di Kabupaten TTU, dan telah dimulai sejak tahun 2019 sebagai tahun persiapan, tahun 2020 mulai dengan pelaksanaan program, dan akan berakhir tahun 2024.

“Untuk tahap pertama ini kegiatannya di dua kabupaten di NTT yang akan didampingi yaitu Kabupaten TTU dan selanjutnya di tahun 2023 dari fase dua kita mengembangkan empat kabupaten tambahan,” ungkapnya.

Setiawan menerangkan bahwa, penurunan angka stunting memang tidak dapat dikerjakan hanya oleh salah satu bidang saja melainkan oleh multi sektor seperti Bappeda, Dinkes, Dinas PKO, dan Dinas PMD.

Setiawan mengungkapkan, pihaknya datang bukan dengan program baru namun pihaknya menginginkan terjadinya koordinasi dan kolaborasi yang baik antara program BISA dan Pemkab TTU.

“Yang kami tahu tentunya sudah ada program untuk menurunkan angka stunting di sana, alangkah baiknya program yang sudah dijalankan, kita bersama-sama bekerja menurunkan angka stunting di TTU, dan kami siap mendukung Pemerintah Kabupaten TTU dalam menurunkan angka stunting,” ujarnya.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, dalam sambutannya mengatakan, sebagai gambaran, setelah pihaknya melakukan pendataan di lapangan, maka angka stunting di Kabupaten TTU tahun 2020 berada pada posisi sekira 42 persen lebih.

Oleh karena itu, ungkap Raymundus, Pemkab TTU menyambut baik kerja sama dan bantuan yang akan diberikan Save The Children dan Nutrition International melalui program BISA tersebut untuk bisa menurunkan angka stunting di TTU.

“BISA merupakan program terpadu yang dirancang untuk mendorong perubahan perilaku melalui peningkatan pengetahuan dan pendampingan tentang gizi, higenitas, dan advokasi sehingga kita yakin akan menurunkan angka stunting melalui kerja sama ini,” jelasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top