Satgas Covid-19 Belu Perketat Pengawasan, Pjs Bupati: Warga Diminta Waspada, Tak Perlu Panik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Satgas Covid-19 Belu Perketat Pengawasan, Pjs Bupati: Warga Diminta Waspada, Tak Perlu Panik


TINJAU. Pjs Bupati Belu, Zakarias Moruk (kiri) saat memantau fasilitas tempat tidur penanganan Covid-19 di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, Jumat (16/10). (FOTOO: JOHNI SIKI/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Satgas Covid-19 Belu Perketat Pengawasan, Pjs Bupati: Warga Diminta Waspada, Tak Perlu Panik


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pencegahan Covid-19 memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah Belu. Selain itu juga memastikan kesiapan dukungan fasilitas penunjang di RSUD Gabriel Manek Atambua.

“Pasien terkonfirmasi positif sudah ditangani di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Masyarakat jangan panik, tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Pejabat sementara (Pjs) Bupati Belu, Zakarias Moruk, saat mengunjungi RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, Jumat (16/10).

Zakarias menjelaskan, kehadirannya di RSUD Gabriel Manek untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung terkait penanganan pasien Covid-19 di wilayah perbatasan Belu.

Saat ini, kata Zakarias, satu ruang penanganan Covid-19 dilengkapi 10 tempat tidur dan dukungan alat pengaman kesehatan medis. Dukungan kesiapan fasilitas yang tersedia tentunya sangat memudahkan pelayanan penanganan Covid-19.

Zakarias juga menjelaskan sudah perintahkan Dinas Kesehatan untuk melakukan tracking sekaligus rapid test terhadap orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien yang terkonfirmasi postif, yakni petugas Damkar di Badara AA Bere Talo Haliwen. Termasuk di penginapan Home Stay di Tanah Merah, tempat pasien menginap.

“Sebelumnya sudah ada pemeriksaan rapid test. Tapi saya minta untuk sisir ulang lagi siapa saja yang kontak dengan pasien terkonfirmasi ini,” sebutnya.

Selain itu, Zakarias juga meminta Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu untuk lebih maksimal melakukan penanganan Covid-19. Terutama warga pelintas yang datang dari daerah terpapar untuk lapor diri di Satgas agar mendapat penanganan lanjutan. Zakarias mengimbau masyarakat untuk proaktif selalu mematuhi protokol kesehatan.

Hal serupa disampaikan Penjabat Sekda Belu Frans Manafe selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19.

Ia menegaskan, Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 sudah keluarkan surat undangan rapat yang digelar bersama semua anggota tim Satgas agar mengambil langkah taktis dan strategis untuk penanganan Covid-19.

“Senin ini kita rapat melibatkan semua anggota Satgus. Nanti semua bidang bawa data untuk paparkan. Termasuk pengawasan di pos pintu masuk Belu,” sebut Frans.

Frans juga menjelaskan pihaknya juga menerbitkan surat imbauan untuk semua penginapan hotel, rumah makan, toko termasuk konsumen agar mematuhi protokol kesehatan.

Petugas kesehatan dan Pol PP nantinya turun ke lapangan melakukan untuk menertibkan masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan. Seperti wajib menggunakan masker.

Selain itu pemerintah kabupaten sedang mempersiapkan surat untuk meminta sekolah-sekolah dari PAUD, SD hingga SMP untuk sementara tidak melakukan tatap muka langsung tetapi belajar dari rumah (BDR).

Sejumlah langkah yang dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19 karena Belu saat ini satu orang terkonfirmasi positif.

Diberitakan sebelum, Kabupaten Belu yang selama ini bebas Covid-19 akhirnya jebol dengan terkonfirmasinya satu pasien yang terpapar Covid-19 pelaku perjalanan dari Jakarta.

Pasien berinisial TBS berusia 48 tahun ini diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab pada Laboratorium Biomolekuler Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Selama di Atambua, warga ini menginap di salah satu home stay di Tanah Merah, Kecamatan Kota Atambua, dan baru diketahui positif Covid-19 setelah dilakukan pengambilan sampel swab terhadap 8 orang pegawai bandara bagian damkar. Hasilnya pasien TBS terkonfirmasi positif. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top