Gempar Minggu Pagi di Pantai Kelapa Lima, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gempar Minggu Pagi di Pantai Kelapa Lima, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa


KORBAN TENGGELAM. Mathias yang ditemukan tak bernyawa di Pantai Kelapa Lima, Kelurahan Kelapa Lima, saat dievakuasi menggunakan perahu nelayan, Minggu (18/10). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Gempar Minggu Pagi di Pantai Kelapa Lima, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Seorang nelayan di Kota Kupang yang teridentifikasi bernama Mathias, warga Desa Siomolo, Kabupaten Kupang ditemukan tewas di perairan Pantai Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu (18/10) sekira pukul 07.00 Wita.

Salah seorang saksi mata, Yusuf Martans Ndaumanu, 30, yang juga berprofesi sebagai nelayan, warga Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, mengatakan, korban yang berdomisili di sebuah kos-kosan di belakang Aston Kupang Hotel, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima ini sempat dicari nelayan setempat. Sayangnya, saat ditemukan nelayan sekitar sekira pukul 08.02 Wita, Mathias sudah tak bernyawa.

Saksi lainnya, Kardin Muhdin, 39, warga RT 06/RW 03 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang juga menyatakan bahwa korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan mengenakan baju kaos warna hitam dan celana pendek warna biru tanpa alas kaki.

Saat itu air laut sedang surut. Jarak dari bibir pantai ke lokasi kejadian perkara ditemukan korban sekira 100 meter.

Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga disekitar bibir pantai pada pagi hari.

Berdasarkan informasi yang diketahui oleh Ketua RT 1/RW 1 Kelurahan Kelapa Lima Angki La Ane, bahwa korban tersebut merupakan anak buah kapal nelayan penangkap ikan. Dirinya juga baru tahu saat korban ditemukan sudah tak bernyawa.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan,SH, SIK, ketika dikonfirmasi media ini membenarkan adanya penemuan seorang mayat laki-laki di perairan Pantai Kelapa Lima.

“Jenazah kita sudah bahwa ke RSU SK Lerik Kota Kupang untuk melakukan pemeriksaan luar tubuh korban,” ungkapnya. (mg22)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top