Resmikan SDI Muku Jawa, Bupati Agas: Kecerdasan Manusia Sejak di Perut Ibu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Resmikan SDI Muku Jawa, Bupati Agas: Kecerdasan Manusia Sejak di Perut Ibu


Bupati Matim, Agas Andreas, Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa, Ketua PKK Matim, Theresia Agas-Wisang, dan Wakil Ketua Alexandrea Anggal Jaghur, Kadis PPO, Basilius Teto, Camat Rana Mese, Maria Anjelina Teme pose bersama pengelola PAUD usai penyerahan izin operasional TK-PAUD di SDI Muku Jawa, Desa Satar Lahing, Jumat (16/10). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PENDIDIKAN

Resmikan SDI Muku Jawa, Bupati Agas: Kecerdasan Manusia Sejak di Perut Ibu


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, mengajak masyarakat Desa Satar Lahing, Kecamatan Rana Mese, untuk menjaga dan mendidik anak sejak dalam kandungan ibu. Itu dengan menghindari perilaku buruk dan memberi gizi yang seimbang ketika ibu hamil.

“Saat hamil perlu dirawat dan dijaga dengan baik, untuk kesehatan dan kecerdasan bayi. Karena kecerdasan manusia itu sudah dari dalam perut ibu,” kata Bupati Agas saat meresmikan sarana-prasana pendidikan di SDI Muku Jawa, Desa Satar Lahing, Jumat (16/10).

Selain itu kata Bupati Agas, ibu hamil juga harus meninggalkan kebiasaan buruk. Sebut saja merokok dan minum minuman beralkohol. Kebiasaan tak baik selama kehamilan dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi yang belum lahir. Biasakan dengan konsumsi makanan bergizi dan berolah raga.

Perilaku yang baik selama masa kehamilan juga dapat meningkatkan perkembangan mental dan kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. Ibu hamil juga tidak boleh stres. Harus banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan Omega-3. Ini juga sebagai upaya pencegahan masalah stunting.

“Saat bayi lahir ke dunia, keluraga merupakan guru pertama dan utama dalam perkembangan seorang anak, hingga ia masuk dalam dunia pendidikan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan cuma sebagai penerus dari pendidikan yang sudah dimulai sejak anak tersebut dalam kandungan seorang ibu, lahir, besar dan masuk di lingkungan pendidikan,” beber Bupati Agas.

Bupati Agas mengatakan, pembangunan daerah dapat terwujud bila ditopang oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Sehingga SDM berkualitas ini dapat diciptakan sejak dini. Salah satu langkah nyata yakni dengan meningkatkan mutu pendidikan di semua jenjang, termasuk dari SDI Muku Jawa.

“Salah satu upaya pemerintah daerah dalam hal meningkatkan mutu pendidikan, yakni meningkatkan infrastruktur sarana dan prasarana pendidikan,” katanya.

Tahun 2020, kata Bupati Agas, ada begitu banyak anggaran dari Pemkab yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur sarana prasana sekolah di Matim. Untuk Kecamatan Rana Mese saja, ada puluhan sekolah diintervensi. Ini tentu akan ada intervensi bagi sekolah lain di tahun mendatang.

“Inilah bukti keseriusan kita mencerdaskan kehidupan masyarakat lewat pendidikan dan juga jangan bosan kita memotivasi anak-anak untuk semangat dalam belajar dan bersekolah. Saya berpesan agar fasilitas yang sudah dibangun dapat dipelihara dan dijaga dengan baik,” pesannya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Matim, Basilius Teto, dalam kesempatan itu menjelaskan, tahun 2020 ada sebanyak 20 SD dan SMP di Kecamatan Rana Mese yang diintervensi program pembangunan sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya SDI Muku Jawa.

“Untuk SDI Muku Jawa, ada 4 ruangan kelas yang dibangun tahun 2020 dengan anggaran bersumber dari DAK sebesar Rp 315.775.180. Tahun ini ada 11 SD dan 9 SMP yang dapat alokasi anggaran pembangunan sarana dan prasana pendidikan. Semuanya sudah dikerjakan,” kata Basilius.

Basilius menjelaskan, dari sekian sekolah yang diintervensi program sarana-prasarana pendidikan, khusus SD semuanya bersumber dari DAK tahun 2020. Sementara SMP, bersumber dari DAK dan DAU tahun 2020. Dimana total DAK untuk SD dan SMP sebesar Rp 3.917.553.180, dan DAU sebesar Rp 360.000.000

“Total DAU dan DAK tahun 2020 yang dialokasi untuk 20 sekolah di Kecamatan Rana Mese sebesar Rp 4.277.553.180. Ada dua SMP yang diintervensi dengan DAU, yakni SMPN 16 Borong dan SMP Satap Rama. Sementara SMP lain dengan DAK,” jelas Basilius.

Terpantau, ditempat yang sama Bupati Agas juga meresmikan sarana dan prasarana pendidikan untuk 4 SD di sekitarnya di Kecamatan Rana Mese, dan ditandai dengan penyerahan izin operasional TK-PAUD Permata Kasih desa Watu Mori dan TK-PAUD Permata Hati Desa Lalang oleh Bunda PAUD Matim sekaligus Ketua TP PKK Matim, Theresia Wisang-Agas.

Peresmian sarana dan prasarana pendidikan itu itu sendiri ditandaikan dengan penguntingan pita oleh Wakil Ketua TP PKK Matim, Alexandrea Anggal Jaghur. Lanjut dengan peninjauan 4 ruangan baru SDI Muku Jawa. Dalam kegiatan itu dilakukan penyerahan cindera mata Kain Tenun Songke dari kelompok tenun Desa Satar Lahing ke Bupati Agas.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Matim Yeremias Dupa, Camat Rana Mese, Maria Anjelina Teme bersama jajaranya, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Danramil Borong, Kapten Inf. Zaenuddi, H.Ms, perwakilan dari Polsek Borong, tokoh agama, para kepala desa, para guru dan kepala sekolah, tokoh adat, dan masyarakat Desa Satar Lahing. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top