Pemilik Lahan Blokir Jalan Banaob C-Sp. Gereja Sion-Merpati, Ini Janji Kadis PRKPP TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemilik Lahan Blokir Jalan Banaob C-Sp. Gereja Sion-Merpati, Ini Janji Kadis PRKPP TTU


BLOKIR JALAN. Melkianus Pehiadang saat melakukan pemblokiran ruas jalan lingkungan Banaob C-Sp. Gereja Sion-Merpati di Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU dengan tumpukan sirtu. Gambar diabadikan Jumat (23/10). (PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemilik Lahan Blokir Jalan Banaob C-Sp. Gereja Sion-Merpati, Ini Janji Kadis PRKPP TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Melkianus Pehiadang, warga Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan pemblokiran terhadap ruas jalan lingkungan Banaob C-Sp. Gereja Sion – Merpati yang terletak di Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Melkianus mengaku, aksi pemblokiran jalan yang baru dikerjakan tahun 2019 lalu itu lantaran ia kecewa dengan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU yang membuka jalan secara sepihak tanpa melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan para pemilik lahan yang dilintasi jalan lingkungan tersebut.

“Saya kecewa karena mereka bangun jalan tanpa sepengetahuan saya sebagai pemilik lahan. Padahal itu pembangunan jalan baru yang menggunakan lahan milik saya sepanjang 32 Meter dengan lebar jalan 7 meter,” sesal Melkianus.

Melkianus menambahkan, sebelum melakukan aksi pemblokiran terhadap ruas jalan tersebut, pihaknya telah mendatangi unsur pemerintah secara berjenjang, mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT), Kelurahan, Kecamatan bahkan Dinas Teknis yang menangani proyek pembangunan jalan lingkungan tersebut.

Sayangnya, kata Melkianus, upaya pendekatan yang dilakukan pihaknya tidak membuahkan hasil. Bahkan, PPK dari proyek pembangunan jalan tersebut menyarankan untuk melakukan penutupan terhadap ruas jalan tersebut apabila tidak menerima adanya pembangunan jalan tersebut.

BACA JUGA: Warga Naiola Blokir Jalan, PT SRT Pilih Mediasi, UD Sion Pindah Rute

“Saya sudah lakukan pendekatan secara kekeluargaan ke Dinas Teknis namun PPK jawab saya suruh tutup jalan makanya saya ambil sikap tutup jalan sesuai kemauan dari PPK,” jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Pertanahan (PRKPP) TTU, Anton Kapitan ketika dikonfirmasi Timor Express di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah menerima pengaduan dari warga setempat yang melakukan pemblokiran terhadap ruas jalan lingkungan tersebut.

Dalam pengaduan itu, pemilik lahan meminta dinas teknis untuk membuat jalan masuk ke lahan miliknya. Permintaan tersebut pun sudah disampaikan kepada pihak kontraktor pelaksana namun hingga kini belum dikerjakan.

“Permintaannya itu untuk membuat jalan masuk dan kita sudah sampaikan ke kontraktor namun belum dikerjakan. Kita akan paksakan kontraktor untuk mengerjakan jalan masuk. Kan masih ada sisa anggaran 5 persen di sini sehingga kita masih bisa tekan kontraktor untuk kerja,” singkatnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top