Pak Bupati Ray, 1.712 Guru PTT TTU Menanti Janjimu! | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pak Bupati Ray, 1.712 Guru PTT TTU Menanti Janjimu!


Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD TTU, Hilarius Ato. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Pak Bupati Ray, 1.712 Guru PTT TTU Menanti Janjimu!


DPRD TTU Desak Pemkab TTU segera Bayar Gaji Guru PTT

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk segera melakukan pembayaran upah 1.712 tenaga Guru Pegawai Tidak Tetap (PTT). Padahal dalam 10 bulan terakhir ini (Januari-Oktober 2020) para guru kontrak sudah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan maksimal, namun hak mereka belum ditunaikan pemerintah.

Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD TTU, Hilarius Ato menegaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk menunda lagi pembayaran gaji para guru kontrak.

Pasalnya, dampak dari tunggakan pembayaran gaji para PTT guru tersebut memiliki dampak pada kualitas pendidikan dan peserta didiknya. Apalagi, sudah 10 bulan mengabdi tanpa mendapatkan upah. Padahal, para tenaga PTT telah menunaikan tugasnya dengan maksimal.

“Karena gaji sangat berpengaruh terhadap kualitas kerja, terhadap kinerja mereka secara individual. Terutama bagi guru-guru. Kalau dia tidak menerima gaji kita khawatir kinerja guru menjadi buruk dan kualitas peserta didik pun ikut buruk,” ungkap Hilarius

Hilarius mengatakan, dirinya khawatir dengan kondisi pandemi yang dirasakan masyarakat ini, maka akan menyulitkan para guru kontrak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Hilarius mengaku, memang penundaan pembayaran terhadap gaji para guru ini tidak hanya terjadi pada tahun 2020, namun sudah terjadi sejak tahun sebelumnya. Sebagai anggota DPRD, dalam setiap kesempatan dirinya selalu menyuarakan agar pemerintah segera membayar.

“Saya selalu ingatkan, terhadap hak-hak para tenaga kontrak ini jangan kita permainkan. Oleh karena itu harus ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Kita sudah merekrut mereka, mempekerjakan mereka, sehingga harus diimbangi dengan pembayaran terhadap hak-hak mereka,” tegasnya.

BACA JUGA: SK Guru Kontrak TTU di Meja Bupati, Raymundus: Gaji Dibagikan Oktober

BACA JUGA: DPRD TTU Ingatkan Bupati Tuntaskan Upah Guru Kontrak Bulan Ini

Desakan serupa juga disampaikan Sekertaris Fraksi Ampera DPRD TTU, Yohanes Salem. Ia mempertanyakan langkah Pemkab TTU melakukan wawancara terhadap para PTT tenaga guru yang baru dilakukan menjelang pesta Demokrasi Pilkada TTU 2020. Padahal, para guru kontrak tersebut telah menunaikan tugasnya dari bulan Januari hingga Oktober 2020 dengan baik.

“Memangnya mau ganti orang atau mau ancam atau tekan orang?” tanua Yohanes Salem.

Politikus Partai Demokrat TTU melanjutkan, evaluasi terhadap para guru kontrak yang sudah bekerja tahun sebelumnya mestinya berjalan paralel dengan pelaksanaan tugasnya sepanjang tahun.

Jika guru kontrak berkinerja baik maka, bisa dilanjutkan secara otomatis. Sedangkan bagi guru kontrak yang dinilai tidak berkinerja baik, maka harus diberhentikan sejak awal tahun.

“Jadi kondisi hari ini tidak ada pilihan lain kecuali segera bayar gaji orang karena mereka sudah bekerja sejak bulan Januari. Jadi pemerintah jangan buat keonaran baru disaat kampanye pilkada,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes mengatakan bahwa draf Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru kontrak tahun ini sudah ada di mejanya, dan tinggal ia bubuhkan tanda tangan.

Saat itu, Bupati Raymundus menyebutkan bahwa setelah ia tandatangani SK itu, hak-hak para guru kontrak tersebut sudah bisa dicairkan dalam bulan ini. Nyatanya, hingga jelang akhir Oktober 2020 ini, apa yang dijanjikan Bupati Raymundus belum juga direalisasikan. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top