Polres Ngada Imbau Warga Ciptakan Suasana Damai Selama Pilkada | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres Ngada Imbau Warga Ciptakan Suasana Damai Selama Pilkada


Perwira Humas Polres Ngada, Aipda Bintaran, di kantornya, Selasa (27/10). (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

POLITIK

Polres Ngada Imbau Warga Ciptakan Suasana Damai Selama Pilkada


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Dalam rangka mendukung suksesnya rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ngada yang akan dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember mendatang, Polres Ngada mengimbau warga diseluruh wilayah kabupaten itu agar dapat mewujudkan suasana aman dan damai selama proses politik itu.

“Pilkada Ngada sudah dekat. Warga Kabupaten Ngada kiranya bisa menjaga situasi agar tetap aman dan damai. Warga bisa menghindari informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya atau kabar bohong yang disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujar Kapolres Ngada AKBP, Rio Cahyowidi, SIK, MIK melalui Perwira Hubungan Masyarakat (Humas), Aipda Bintaran saat ditemui TIMEX di ruang kerjanya, Selasa (27/10).

Bintaran mengatakan, postingan-postingan dimedia sosial seperti facebook terkait dengan Pilkada Ngada yang bersifat negatif sangat berpengaruh terhadap kehidupan di masyarakat.

Oleh karena itu, Aipda Bintaran mengimbau masyarakat agar dalam memberikam dukungan kepada pasangan calon tertentu, kiranya tidak saling menyerang satu dengan lainnya.

Aipda Bintaran mengingatkan hal ini karena pihak Polres Ngada terus melakukan patroli cyber kepada nitizen yang melakukan provokasi dengan memosting ujaran kebencian yang berkaitan dengan Pilkada Ngada.

“Kami minta agar warga Ngada bisa hindari informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya atau kabar bohong yang disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” pesannya.

Staf Humas Polres Ngada, Muhammad Muklis menambahkan, dalam situasi apapun, masyarakat Ngada harus bisa memilah informasi yang beredar, baik dalam lingkungan masyarakat sendiri maupun di media sosial.

Muklis pun berharap agar masyarakat Ngada tidak menyebarluaskan informasi yang baru saja didengar dari pihak manapun. Karena hal tersebut bisa saja merupakan informasi ataukabar bohong atau hoax.
“Banyaknya oknum yang bersembunyi dalam akun palsu facebook memanfaatkan suasana untuk mempengaruhi pikiran masyarakat sehingga bisa menciptakan suasana yang tidak damai,” katanya. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top