Rp 95 Miliar APBD TTU Deposito di Bank NTT, Bunganya Dipakai untuk Hal Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Rp 95 Miliar APBD TTU Deposito di Bank NTT, Bunganya Dipakai untuk Hal Ini


ILUSTRASI. Uang Rupiah. (FOTO: Donny Setyawan/Radar Kudus)

KABAR FLOBAMORATA

Rp 95 Miliar APBD TTU Deposito di Bank NTT, Bunganya Dipakai untuk Hal Ini


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) mendepositokan anggaran sebanyak Rp 95 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten setempat di Bank NTT.

Langkah Pemkab TT mendepositokan keuangan daerah tersebut guna mencari tambahan pendapatan asli daerah (PAD) dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program pemerintahan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset (BKA) TTU, Bonefasius Ola Kian kepada Timor Express melalui Kapala Bidang Perbendaharaan, Ludovikus Nufa di ruang kerjanya, Senin (26/10) mengatakan, Pemkab TTU pada tahun anggaran 2020 mendepositokan sebanyak Rp 95 miliar di Bank NTT. “Untuk tahun ini, ada Rp 95 miliar yang didepositokan di Bank NTT,” ungkap Ludovikus.

Ludovikus menambahkan, dasar Pemkab TTU membungakan keuangan daerah tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dalam aturan tersebut, Pemerintah Daerah diberi kebebasan untuk dapat mendepositokan keuangan daerah sepanjang tidak menggangu likuiditas keuangan daerah, tugas daerah, dan kualitas pelayanan publik.

“PP Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 131 ayat 1 berbunyi dalam rangka manejemen kas pemerintah daerah dapat mendepositokan dan atau melakukan investasi jangka pendek atas uang milik daerah yang sementara belum digunakan sepanjang tidak menggangu likuiditas keuangan daerah, tugas daerah, dan kualitas pelayanan publik. Dasar inilah yang kita jadikan sebagai acuan untuk mendepositokan keuangan daerah,” jelas Ludovikus.

Menurut Ludovikus, sesuai ketentuan PP 12 Tahun 2019 Pasal 131 Ayat 2, keuangan daerah yang didepositokan di lembaga perbankan tersebut wajib dikembalikan ke Kas Daerah per tanggal 31 Desember sehingga tidak termasuk sebagai Silpa.

Dijelaskan, suku bunga yang diperoleh dari Deposito keuangan daerah tersebut selama ini digunakan oleh Pemerintah Daerah dalam melakukan berbagai kegiatan tak terduga yang tidak tercantum dalam APBD.

“Semua Keuangan yang didepositokan itu akan dikembalikan ke Kas Daerah per tanggal 31 Desember. Suku bunga yang kita peroleh itu sebagai PAD dan membiayai kegiatan pemerintah tak terduga lainnya,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top