Gegara Hal Ini, Debat Paslon Bupati-Wabup Malaka Hanya Digelar Sekali | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gegara Hal Ini, Debat Paslon Bupati-Wabup Malaka Hanya Digelar Sekali


Ketua KPU Malaka, Makarius B. Nahak. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

POLITIK

Gegara Hal Ini, Debat Paslon Bupati-Wabup Malaka Hanya Digelar Sekali


Dilaksanakan pada 4 November 2020

BETUN, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka telah menjadwalkan debat kandidat antar pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Malaka pada Pilkada serentak 2020 hanya berlangsung sekali. Yakni pada 4 November 2020 bertempat di aula Susteran Ssps Betun.

Sebelumnya, KPU Malaka merencanakan debat paslon berlangsung tiga kali, masing-masing sekali di bulan Oktober, November, dan Desember. Namun setelah mempertimbangkan sejumlah hal, terutama situasi yang tidak mendukung di Malaka, pihak KPU akhirnya memutuskan debat hanya berlangsung sekali pada awal November 2020.

KPU Malaka memberi tema debat itu yakni, “Menuju Pemimpin Malaka Yang Responsif, Produktif, dan Inovatif”. Guna memandu jalannya debat, KPU Malaka telah memilih mantan Ketua KPU NTT, Maryati Hermina Adoe SE., M.Si. Sementara penyusun materi debat dipilih dua akademisi, yakni Dr. Ahmad Atang M.Si (UMK Kupang), dan Dr. Jhon Kotan, SH. M.Hum (Undana Kupang).

Ketua KPU Malaka, Makarius B. Nahak, S.Fil mengatakan, debat kandidat hanya digelar sekali karena sejumlah pertimbangan. “Kita akan batasi peserta yang hadir. Ini pola sama seperti pendaftaran dan deklarasi damai beberapa waktu lalu itu. Kita ketat betul terapkan aturan protokoler kesehatan Covid-19 saat debat nanti,” kata Makarius.

BACA JUGA: KPU Rencana Debat Paslon Pilkada Malaka Berlangsung 3 Kali

Sebelumnya, Juru bicara KPU Malaka Yosep Nahak mengatakan KPU Malaka juga sudah mempersiapkan beberapa materi terkait debat kandidat tersebut.

Yoseph menjelaskan, salah satu metode kampanye di Pilkada serentak 2020 adalah debat antar paslon, dimana sesuai ketentuan debat dilakukan maksimal tiga kali. Namun karena ada pertimbangan lain sehingga debat hanya dilakukan satu kali.

“Sudah diputuskan 1 kali debat dan rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 4 November,” ungkap Yosep kepada media ini di Betun, Rabu (28/10).

“Tema-tema ini tidak ada pertimbangan khusus, tetapi diambil aspek-aspek pembagunan secara umum. Aspek pembangunan yang diperdebatkan itu tentunya visi-misi dari masing-masing pasangan calon,” katanya.

Mengenai pembatasan jumlah peserta debat kandidat, Yoseph menyebutkan, sesuai ketentuan dalam Peraturan KPU (PKPU), yang boleh hadir masuk dalam ruangan debat paslon yaitu, paslon Bupati-Wakil Bupati, tim kampanye masing-masing paslon sebanyak empat orang, Komisioner KPU Malaka (5 orang), Komisioner Bawaslu (2 orang), moderator, dan master of ceremony (MC). (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top