Ini Putusan Bawaslu Belu Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye di Naitimu Tasfbar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ini Putusan Bawaslu Belu Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye di Naitimu Tasfbar


ILUSTRASI: Pilkada 2020 (JawaPos.com)

POLITIK

Ini Putusan Bawaslu Belu Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye di Naitimu Tasfbar


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu, memutuskan tidak ada unsur pelanggaran terkait pelaksanaan kampanye di Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat (Tasbar), beberapa waktu lalu.

Ketua Bawaslu Belu, Andreas Parera kepada media ini di Atambua, Kamis (29/10) menjelaskan, pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran kampanye di Desa Naitimu. Baik itu dugaan pelanggaran mengganggu kampanye dan dugaan pelanggaran konvoi. Hasil putusan itu dilakukan setelah melalui klarifikasi terhadap sejumlah pihak serta kajian terhadap seluruh proses, dan dilanjutkan dengan pembahasan tahap 2.

Andreas mengatakan, dalam pembahasan tahap ini, pihak Gakumdu yang terdiri dari pihak Bawaslu Belu, Penyidik Kepolisian dan Jaksa Penuntut memutuskan bahwa dugaan pelanggaran pidana Pemilu kejadian di Desa Naitimu pada Sabtu 17 Oktober 2020 lalu dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran Pidana. “Untuk kasus Naitimu sudah putuskan tidak unsur pelanggaran pidana,” tandas Andreas.

BACA JUGA: Bawaslu Belu Usut Dugaan Pelanggaran Kampanye di Naitimu Tasbar

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu Belu mengundang sejumlah saksi untuk klarifikasi atas dugaan terjadi dua pelanggaran di titik lokasi kampanye Desa Naitimu. Di lokasi kejadian tim pasangan calon dari paket Sahabat sedang melakukan kampanye namun diganggu sekelompok orang dari pendukung dari Paket Sehati. Selain itu ada dugaan pelanggaran konvoi menggunakan kendaraan bermotor.

Andreas Parera saat dikonfirmasi Senin (26/10) menjelaskan pihaknya sedang melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi terkait dugaan pelanggaran di Naitimu.

Setelah dilakukan pengembangan Bawaslu Belu menemukan 2 dugaan pelanggaran yaitu dugaan mengganggu jalannya kampanye dan dugaan perarakan konvoi.

Ia menjelaskan Bawaslu bersama penyidik Kepolisian dan Jaksa penuntut yang tergabung dalam Sentra Gakumdu, sudah melakukan pembahasan tahap 1. Sehingga dilakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi. Sebanyak delapan orang sudah diundang untuk diklarifikasi. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top