Kawal Aspirasi Rakyat, Ratu Wulla Bangun BLK di Pulau Sumba | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kawal Aspirasi Rakyat, Ratu Wulla Bangun BLK di Pulau Sumba


PELETAKAN BATU PERTAMA. Anggota Komisi IX DPR RI, Ratu Bonu Wulla Talu melakukan peletakan batu pertama pembangunan BLK Komunitas Yayasan Kuda Putih di Desa Kedde Kehe, Kecamatan Kodi Bangedo, SBD, Rabu (28/10). (FOTO: ISTIMEWA)

POLITIK

Kawal Aspirasi Rakyat, Ratu Wulla Bangun BLK di Pulau Sumba


TAMBOLAKA, TIMEXKUPANG.com-Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Bonu Wulla Talu melakukan peletakan batu pertama pembagunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Yayasan Kuda Putih di Desa Kedde Kehe, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), NTT, Rabu (28/10).

Pelatakan batu pertama pembagunan BLK itu merupakan BLK keempat dari tujuh BLK yang rencana dibangun di wilayah Pulau Sumba. Pembagunan BLK yang dilaksanakan Ratu Bonu Wulla Talu merupakan program Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI.

Ratu Wulla kepada media ini usai peletakan batu pertama itu mengatakan, apa yang dia laksanakan merupakan wujud komitmennya mengawal aspirasi rakyat. Ratu Wulla juga menyatakan komitmennya untuk terus membangun kompetensi masyarakat dengan membangun BLK.

“Hadirnya BLK komunitas ini merupakan pemberdayaan masyarakat, lewat program pembagunan BLK Komunitas dan pelatihan Life Skill,” ujar Ratu Wulla.

Anggota Komisi IX DPR RI itu mengatakan, program BLK komunitas merupakan terobosan dari pemerintah melalui Kemenaker dalam peningkatan kompetensi SDM Indonesia.

“Di Sumba akan dibangun tujuh BLK komunitas yang dikerjakan melalui anggaran Kementerian Ketenagakerjaan. Salah satunya adalah BLK Yayasan Kuda Putih, empat dari tujuh BLK yang dimulai pembangunannya,” kata politikus asal Dapil NTT II itu.

Peletakan batu pertama ini dihadiri Ketua DPD Partai NasDem SBD, Markus Dairo Talu, camat setempat, kades, Kepala Kantor Kementerian Agama SBD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan pemuda. (*)

Penulis:  Frederikus Bulu Ladi

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top