PMKRI Kefamenanu Gelar Aksi Tuntut Pemkab TTU Bayar Gaji Guru Kontrak | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PMKRI Kefamenanu Gelar Aksi Tuntut Pemkab TTU Bayar Gaji Guru Kontrak


AKSI DEMO. Sejumlah anggota PMKRI Cabang Kefamenanu saat menggelar aksi demonstrasi di Perempatan Pos Tulip, Kefamenanu, Rabu (28/10). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

PMKRI Kefamenanu Gelar Aksi Tuntut Pemkab TTU Bayar Gaji Guru Kontrak


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 dimanfaatkan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu dengan menggelar aksi demonstrasi di perempatan Pos Tulip Kefamenanu, Rabu (28/10).

Aksi tersebut bertujuan menyuarakan persoalan gaji guru kontrak yang belum dibayar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU hingga saat ini. Padahal para guru kontrak sudah melakukan tugas dan kewajibannya dengan baik sejak Januari hingga Oktober 2020.

Sekretaris Jendral PMKRI Cabang Kefamenanu, Honorius Abatan dalam orasinya mengatakan, sampai saat ini pemerintah daerah belum membayar gaji para guru kontrak. Padahal, para guru kontrak sudah melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik dalam 10 bulan terakhir.

Melihat persoalan tersebut, kata Honorius, tidak ada alasan lagi bagi Pemkab TTU untuk menunda pembayaran gaji guru kontrak. “Oleh karena itu, kami meminta kepada pemerintah supaya segera membayar gaji guru kontrak, karena mereka sudah melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk mendidik anak-anak bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, penundaan pembayaran gaji guru kontrak merupakan bukti penindasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Sebab pemerintah membiarkan para guru kontrak hidup dalam kesengsaraan selama 10 bulan.

“Pertanyaan mereka makan apa kalau gaji mereka belum dibayar. Mereka dibiarkan hidup sengsara karena ulah dari pemimpin daerah ini yang tidak memiliki hati nurani untuk segera membayar gaji guru kontrak,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pak Bupati Ray, 1.712 Guru PTT TTU Menanti Janjimu!

Sementara itu, Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Kefamenanu, Kristoforus Bota dalam orasinya juga mengkritik kinerja DPRD TTU yang tidak memperjuangkan masalah yang sedang dihadapkan oleh guru kontrak.

Ditegaskannya, belum dibayarkannya gaji guru kontrak merupakan salah satu kontribusi besar DPRD TTU. DPRD TTU tidak mempunyai itikad baik dalam memperjuangkan nasib para guru kontrak.

“Mereka hanya memikirkan popularitas mereka semata. Tanpa memperhatikan nasb guru kontrak, padahal mereka adalah wakil rakyat yang bertugas untuk menyuarakan persoalan yang dialami oleh masyarakat,” ujarnya.

Kristoforus menegaskan, jika Pemkab TTU belum membayar gaji guru kontrak, maka pihaknya tidak bosan-bosan untuk melakukan aksi demonstrasi dengan masa yang jumlahnya lebih banyak.

“Kami akan terus berteriak sampai para guru kontak mendapatkan haknya. Kalau belum dibayarkan kami akan berteriak meminta Pemerintah Daerah untuk segera membayar,” tegasnya (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top