PLN Resmikan Gedung Kontrol Center | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PLN Resmikan Gedung Kontrol Center


PERESMIAN. Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda saat meresmikan gedung RCC Timor dan DCC Kupang secara virtual pada peringatan HLN ke-75, Selasa (27/10). (IST).

Advetorial

PLN Resmikan Gedung Kontrol Center


Dilakukan pada Perinagatan HLN ke-75 di NTT

KUPANG, TIMEXKUPANG.com- Bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75, tepatnya pada Selasa (27/10) , Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda meresmikan secara gedung RCC (Regional Control Center ) Timor dan DCC (Distribution Control Center) Kupang. Kegiatan peresmian ini dilakukan secara virtual.

Sekadar tahu bahwa RCC dan DCC merupakan pengendalian dan monitoring jaringan listrik yang dilakukan secara real time dengan menggunakan peralatan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang merupakan pusat kontrol jaringan distribusi untuk memastikan kelangsungan pasokan listrik ke pelanggan.

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda. Dalam sambutannya, Syamsul Huda mengungkapkan, pada pagi hari kemarin dirinua merasa senang sekali, bangga, dan haru atas kerja keras teman-teman PLN UIW NTT yang tidak henti-hentinya mengukir prestasi. “Ini luar biasa prestasi-prestasinya dan sangat membanggakan. Kemarin pada saat performance business review bulan September yang dilakukan pada bulan Oktober ini, PLN NTT menorehkan prestasi yang luar biasa,” ungkapnya.

Dikatakan Huda, NTT mendapatkan penghargaan dari direksi sebagai unit yang terbaik dalam memasarkan produk baru tambah daya super wow yang diprakarsai oleh Direktorat Niaga beberapa waktu lalu. “Ini prestasi yang sangat membanggakan dan saya ingin tidak berhenti sampai di sini. Saya ingin menekankan kembali sesuai arahan Direktur Utama Pak Zulkifli Zaini yang selalu menekankan supaya kita terus menerus meningkatkan penjualan, meningkatkan efiensi dan meningkatkan keandalan,” katanya.

Kehadiran di RCC Sistem Timor, jelas Syamsul Huda, mempunyai peran penting dan tanggung jawab untuk mengendalikan operasi sistem pembangkit dan penyaluran SUTT 70 kV dan 150 kV. Tidak hanya itu, RCC Sistem Timor yang saat ini juga telah mengoperasikan 7 Gardu Induk 70 kV & 1 Gardu Induk 150 kV , dan Transmisi/SUTT 70 kV 465,74 KMS (914 Tower) & SUTT 150 KV, 33 kms (52 Tower) serta mengoperasikan pembangkit yaitu : PLTU Bolok 30 MW, MVPP 60 MW, PLTMG Kupang 40 MW, PLTS Oelpuah 5 MWp, PLTS Umanen 1 MWp dan PLTD (standby).

Senada, General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Agustinus Jatmiko menyebutkan bahwa sistem RCC dan DCC hadir menjadi pengontrol dan pengawasan seluruh sistem kelistrikan Pulau Timor selama 24 jam. “Jadi, sumber utama adalah Pembangkit dari Bolok, kemudian disalurkan melalui saluran udara tegangan tinggi atau saluran transmisi 70kV dari Gardu Induk Bolok hingga ke Gardu Induk Atambua, dan yang terakhir distribusi ke pelanggan tegangan menegah dan tegangan rendah,” ujar Agustinus Jatmiko.

Dirinya juga berharap agar pekerjaan dengan beban yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat, sehingga pelanggan merasa aman dan puas dengan pelayanan PLN. “Kami akan terus meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat NTT. Mohon dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat untuk mewujudkan Nusa Terang dan Tumbuh. Dirgahayu PLN ke-75,” tutup Agustinus Jatmiko. (*/gat)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

Populer

To Top