Persiapkan Debat Pilkada Malaka, Ini Imbauan KPU Bagi Pendukung Paslon | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Persiapkan Debat Pilkada Malaka, Ini Imbauan KPU Bagi Pendukung Paslon


PERSIAPAN LOKASI. Juru Bicara KPU Malaka, Yosep Nahak di lokasi debat publik paslon Pilkada Malaka, aula susteran Ssps Betun, Selasa (3/11). (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

POLITIK

Persiapkan Debat Pilkada Malaka, Ini Imbauan KPU Bagi Pendukung Paslon


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka hari ini (3/11) mempersiapkan pelaksanaan acara debat kandidat pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Malaka yang dijadwalkan pada Rabu (4/11) bertempat di aula Susteran Ssps, Betun.

Juru Bicara KPU Malaka, Yosep Nahak, kepada Timor Express, Selasa (3/11) mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan sumua teknis pelaksanaan debat yang akan dilaksanakan besok (4/11) termasuk perlengkapan teknis untuk siaran langsung/live streaming melalui youtube maupun facebook KPU maupun siaran langsung radio.

Terkait materi debat, menurut Yosep, sudah disiapkan oleh dua orang penyusun yang dipilih KPU Malaka termasuk moderator saat debat nanti.

Yosep menyebutkan, debat publik anta Paslon di Pilkada Malaka ini bertema “Menuju Pemimpin Malaka yang Responsif, Produktif dan Inovatif”.

Moderator yang memandu debat ini, demikian Yosep, adalah Maryati Hermina Adoe SE., M.Si, sementara tim penyusun materi debat dipilih dua akademisi, yakni Dr. Ahmad Atang, M.Si (UMK), dan Dr. Jhon Kotan, SH., M.Hum (Undana Kupang).

Debat publik ini, kata Yosep, merupakan salah satu metode kampanye pada Pilkada serentak 2020, dimana sesuai ketentuan, debat dilaksanakan maksimal tiga kali. Namun karena sejumlah pertimbangan, KPU Malaka memutuskan debat kandidat ini hanya dilakukan sekali saja.

“Sudah diputuskan satu kali debat dan rencananya dilaksanakan pada tanggal 4 November. Mengenai tema debat, tidak ada pertimbangan khusus, tetapi diambil aspek-aspek pembagunan secara umum. Aspek pembangunan yang diperdebatkan itu tentunya visi-misi masing-masing pasangan calon,” beber Yosep.

Terkait pelaksanaan debat publik ini, Yosep meminta perhatian para paslon untuk tidak perlu memobilisasi massa ke lokasi debat. “Kami berharap kedua pasangan calon ini dapat saling mendukung untuk kelancaran pelaksanaan debat besok (4/11),” harap Yosep.

Yosep meminta masing-masing paslon agar mengingatkan pendukungnya mengikuti debat ini melalui sarana yang sudah disiapkan KPU, yakni siaran radio maupun melalui platform media sosial yang ada.

“Kita lakukan hal ini agar menghindari konflik antarmasa pendukung dari kedua pasangan calon. Para pendukung paslon kita imbau cukup menyaksikan debat ini melalui siaran RRI atau live di Fb dan youtube, jadi tidak perlu datang ke lokasi debat,” saran Yosep yang menambahkan, dilokasi debat nanti, jumlah orang yang hadir pun sangat terbatas. Ini dilakukan dengan pertimbangan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk debat pasangan calon kita lakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kita akan batasi jumlah orang yang hadir dalam ruangan,” tandas Yosep.

Karena pembatasan jumlah yang hadir itu, lanjut Yosep, maka sesuai ketentuan dalam Peraturan KPU (PKPU), yang boleh hadir dalam ruangan debat yaitu, paslon Bupati-Wakil Bupati, tim kampanye masing-masing paslon sebanyak empat orang, Komisioner KPU Malaka (5 orang), Komisioner Bawaslu (2 orang), moderator, dan master of ceremony (MC).

Kabag Ops Polres Malaka, Kompol Jance Seran, SH. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

Pengamanan

Sementara itu, Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno melalui Kabag Ops, Kompol Jance Seran, mengatakan, pihaknya sudah siap mem-back up pelaksanaan debat paslon itu dengan menerjunkan personil untuk melakukan pengamanan di lokasi debat.

Menurut Jance, pihak Kepolisian akan melakukan sterilisasi disetiap pintu masuk, dan setiap peserta dan tim yang masuk harus menggunakan ID Card. “Jika tidak, maka dilarang masuk. Dilarang juga bawa massa. Hanya peserta yang sudah ditentukan oleh KPU dan mengunakan ID Card yang diizinkan masuk ruang debat, selain itu dilarang,” tegasnya.

Jance menambahkan, Polres Malaka telah menyiapkan sebanya 100 personil termasuk dukungan dari Samapta Polda NTT, Brimob Polda NTT, juga unsur TNI. “Kita turunkan Kekuatan penuh, selain dari pihak kepolisian juga dari teman-teman TNI,” katanya.

Jance berharap semua paslon dapat mengimbau para pendukungnya agar tertib, tidak perlu hadir di lokasi debat, tapi cukup menyaksikan dari siaran radio, live streaming melalui youtube atau facebook. “Jadi tidak perlu hadir di tempat debat,” tutupnya. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top