Geledah Kantor Bupati dan BPKAD TTS, Jaksa Sita Dokumen Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Geledah Kantor Bupati dan BPKAD TTS, Jaksa Sita Dokumen Ini


GELEDAH. Penyidik Kejari TTS saat melakukan penggeledahan dokumen penyertaan modal PD Mutis Jaya di Kantor BPKAD TTS, Rabu (4/11). (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Geledah Kantor Bupati dan BPKAD TTS, Jaksa Sita Dokumen Ini


SOE, TIMEXKUPANG.com-Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (4/11) melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Pemkab TTS kepada Perusahan Daerah (PD) Mutis Jaya. Penggeledahan dilakukan di dua lokasi, yakni di Ruang Bagian Ekonomi Setda TTS dan Kantor Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) TTS.

Pengeledahan dipimpin Kasie Pudsus Kejari TTS, Khusnul Fuad dan sejumlah penyidik. Diantaranya Kasie BB Kejari TTS, Bram Prima, Alfredo Damanik, Haryanto, Semuel Sine serta 4 orang pegawai Kejari TTS. Pengeledahan dimulai sekitar pukul 10:00 Wita hingga pukul 12:30 Wita di ruang Bagian Ekonomi Setda TTS.

Dari penggeledahan itu, nampak penyidik menyita sejumlah dokumen yang diisi dalam dua big boxer, kemudian dibawa ke kantor kejaksaan guna kepentingan penyidikan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal senilai Rp 1,2 miliar pada tahun 2011-2013.

Kasie Pidsus Kejari TTS Khusnul Fuad, usai penggeledahan itu kepada wartawan mengatakan, pihaknya melakukan penggeledahan lantaran sejumlah dokumen yang berkaitan dengan penyertaan modal dan pelaporan pengelolaan keuangan, PD Mutis Jaya yang diminta penyidik, tidak bisa ditunjukan oleh para saksi sehingga pihak meminta kepada Pengadilan Tipikor Kupang untuk mengeluarkan izin penyitaan.

BACA JUGA: Terindikasi PMH, Jaksa Naikkan Status Hukum PD Mutis Jaya

“Kami sudah meminta kepada para saksi yang diperiksa, tapi tidak bisa ditunjukan sehingga ketika kami sudah mengantongi izin penyitaan dari Pengadilan Tipikor Kupang, maka hari ini (Rabu, 4/11, Red) kami lakukan penggeledaan dan penyitaan,” jelas Khusnul.

Usai makan siang, penyidik Kejari TTS kembali menuju ke kantor BPKAD TTS, untuk menyita sebuah mobil dump truck milik PD Mutis Jaya yang dititipkan di kantor tersebut.

Selain melakukan penyitaan terhadap truk itu, penyidik juga melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap dokumen dana penyertaan modal di PD Mutis Jaya. Namun di sana, penyidik tidak menemukan dokumen asli berupa dokumen pelaksanaan perubahan anggaran 2011-2013. Dokumen syarat-syarat permohonan pencairan anggaran penyertaan modal. “Dokumen aslinya tidak ditemukan, hanya copyannya saja,” beber Khusnul.

Khusnul menambahkan, setelah meningkatkan status penanganan kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan, pihaknya telah meminta keterangan saksi lebih dari 90 orang. Saksi-saksi itu diantaranya mantan Bupati TTS, Paul V. R. Mella dan mantan Sekda TTS, Salmun Tabun serta sekira 80an saksi sebagai peminjam dana di PD Mutis Jaya. “Kami berupaya untuk tuntaskan kasus ini dalam waktu dekat,” pungkasnya. (yop)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top