16 Pasien Covid-19 Klaster Denpasar di Manggarai Sembuh | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

16 Pasien Covid-19 Klaster Denpasar di Manggarai Sembuh


Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Manggarai, Lody Moa. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

16 Pasien Covid-19 Klaster Denpasar di Manggarai Sembuh


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Kabar baik disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Pada Kamis (5/11), sebanyak 16 pasien positif Covid-19 di wilayah itu dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total pasien sembuh Covid-19 di kabupaten itu hingga 5 November 2020 tercatat sebanyak 45 orang.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa, kepada TIMEXKUPANG.com, Kamis (5/11) petang mengatakan, 16 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh itu berdasarkan hasil pemeriksaan test diagnostik PCR Laboratorium Biologi Molekular RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

“Ke-16 orang pasien yang sembuh ini semua berasal dari klaster Denpasar (TNI). Selama ini mendapatkan perawatan secara terpusat di Wisma Atlet Stadion Golodukal, Kecamatan Langke Rembong,” kata Lody.

Selain itu, lanjut Lody, disamping kabar baik itu, pihaknya juga menerima satu sampel swab pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Satu orang yang terkonfirmasi positif itu diketahui pelaku perjalanan dari Surabaya berinisial Tn. Y.K.J, 25, laki-laki beralamat di Lagur, Desa Anam, Kecamatan Ruteng.

Dengan data ini, kata Lody, dari total 67 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Manggarai, sebanyak 45 orang dinyatakan sembuh, sementara 21 orang masih mendapat perawatan di Wisma Atlit Stadion Golodukal. Sedangkan perjalanan reaktif ada sebanyak 8 orang dan 1 orang meninggal dunia.

Lody mengatakan, dengan mempertimbangkan adanya tren peningkatan kasus Covid-19 di Manggarai, Satgas Covid-19, terus bekerja dan berupaya melakukan giat pencegahan dan pengendalian virus korona. Tentu agar laju peningkatan jumlah kasus Covid-19 bisa teratasi.

“Giat-giat yang dimaksud diantaranya dengan meningkatkan pemeriksaan rapid test dan swab test, penyelidikan epidemiologi dan kontak tracing, sosialisasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan, pengawasan intensif terhadap setiap pelaku perjalanan,” beber Lody.

Disamping itu kata dia, dilakukan penegakan hukum dan disiplin penerapan protokol kesehatan sesuai amanat Peraturan Bupati Manggarai Nomor 38 Tahun 2020. Mengingat Para pelaku perjalanan dari daerah terpapar adalah carrier Covid-19, maka diminta dengan sangat, agar saat masuk ke wilayah Manggarai diminta kesadaran dan tanggungjawabnya.

Disini tentu untuk melaporkan diri ke petugas kesehatan terdekat atau Tim Satgas Covid-19, serta wajib mematuhi protokol kesehatan dan wajib untuk melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari. Juga wajib dilakukan rapid test dan swab test. Kepedulian, kewaspadaan, kepatuhan, serta disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti pola hidup bersih serta sehat.

“Ini semua adalah kewajiban kita bersama demi masyarakat Kabupaten Manggarai yang bebas dari Covid-19. Pemerintah yang jelas tidak akan lengah dan akan tetap mengupayakan untuk terus meningkatkan kesadaran warga, agar lebih waspada terhadap potensi penularan virus korona di tengah setiap aktifitasnya,” bilang Lody. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top