Tolak Jalan Damai, Korban Desak Polisi Amankan Kades Banfanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tolak Jalan Damai, Korban Desak Polisi Amankan Kades Banfanu


Vinsensius Fios, warga Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti saat menjalani visum at repertum di Puskesmas Noemuti, Kamis (5/11). Vinsensius meminta polisi mengamankan pelaku yang menganiaya dirinya. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Tolak Jalan Damai, Korban Desak Polisi Amankan Kades Banfanu


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Vinsensius Fios, korban dugaan penganiayaan berat yang dilakukan oknum Kepala Desa (Kades) Banfanu, Kecamatan Noemuti, Kanisius Fios mendesak pihak Kepolisian untuk segera menangkap dan mengamankan pelaku secepatnya.

Pasalnya, aksi tak terpuji yang dipertontonkan seorang pejabat publik tingkat desa tersebut sudah dilakukan berulang kali namun selalu saja lolos dari jeratan hukum karena diselesaikan secara kekeluargaan atau berdamai.

“Saya minta polisi untuk segera tangkap dan tahan pelaku (Kanisius Fios, Red) Karena terbukti menganiaya saya sampai babak belur seperti ini,” desak Vinsensius ketika ditemui Timor Express di Noemuti, Jumat (6/11).

Vinsensius menambahkan, selama ini oknum Kades Banfanu, Kanisius Fios sering melakukan penganiayaan terhadap warga namun tidak pernah tersentuh hukum lantaran menggunakan jabatannya mendesak para korban untuk berdamai.

Untuk itu, lanjut Vinsensius, kasus dugaan penganiayaan berat yang dilakukan Kanisius terhadap dirinya tidak akan diselesaikan secara kekeluargaan namun akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di negara ini.

“Saya tidak akan berdamai. Kalau berdamai nanti akan terulang lagi dan akan ada lagi korban sehingga saya akan tempuh jalur hukum sampai tuntas. Saya mau Kepala Desa Banfanu Kanisius Fios harus dibina secara hukum pula,” ujar Vinsensius.

BACA JUGA:  Fios Aniaya Fios, Oknum Kades Banfanu Dipolisikan

Vinsensius mengaku, Kanisius Fios berulang kali menghubungi dirinya melalui telepon seluler untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan dengan berdamai, namun dirinya tegas menolak.

Bahkan, Kanisius juga telah mengutus keluarga untuk mendekati Vinsensius guna menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan namun dirinya menolak. Vinsensius menginginkan kasus ini diselesaikan secara hukum.

“Pukul dan tendang saya tidak ingat bahwa kita keluarga, saya sudah babak belur baru mau datang untuk berdamai dengan alasan keluarga. Saya tidak akan mau. Kalau tampar saya satu kali itu tidak masalah namun ini berulang kali sampai saya muka hancur seperti ini,” ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Noemuti, Iptu Wayan Guna ketika dikonfirmasi Timor Express melalui telepon seluler, Jumat (6/11) mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan polisi dari korban atas kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan oknum Kades Banfanu, Kanisius Fios.

Dikatakan, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sementara melakukan pemeriksaan terhadap para saksi yang mengetahui persis kejadian tersebut Sementara untuk terlapor belum dimintai keterangan.

“Sudah periksa korban dan saksi-saksi. Setelah rampung baru akan dijadwalkan untuk periksa terlapor. Yang pasti kasus ini akan kita ungkap sampai tuntas dan penyidik akan bekerja profesional,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top