Joe Biden Dinyatakan Menang, Trump Tolak Kekalahan dan Pilih Main Golf | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Joe Biden Dinyatakan Menang, Trump Tolak Kekalahan dan Pilih Main Golf


Donald Trump dan Joe Biden. (FOTO: JIM WATSON, Brendan Smialowski/AFP)

POLITIK

Joe Biden Dinyatakan Menang, Trump Tolak Kekalahan dan Pilih Main Golf


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Presiden Donald Trump merespons kemenangan lawannya, Joe Biden, dengan reaksi dingin. Trump menolak kemenangan Joe Biden dan masih akan mencari keadilan menggugat hasil pemilu.

Menurut NBC News, Trump sedang bermain golf ketika kemenangan Biden diumumkan. Dalam pernyataannya, Trump mengatakan akan memperjuangkan hasil pemilu ke pengadilan mulai Senin besok (9/11).

“Kita semua tahu mengapa Joe Biden terburu-buru untuk berpura-pura menjadi pemenang, dan mengapa sekutu medianya berusaha keras untuk membantunya. Mereka tidak ingin kebenaran terungkap,” ujar Trump dalam pernyataan resmi seperti dilansir dari NBC Boston, Minggu (8/11).

“Fakta sederhananya adalah pemilihan ini masih jauh dari selesai. Joe Biden belum disertifikasi sebagai pemenang di negara bagian mana pun, apalagi negara bagian yang sangat diperebutkan sedang menuju penghitungan ulang wajib. Di Pennsylvania, misalnya, pengamat hukum kami tidak diizinkan mengakses untuk menonton proses penghitungan. Suara hukum yang menentukan siapa presiden, bukan media berita,” kata Trump.

BACA JUGA: Biden Pecundangi Trump, Hakim Tolak Tuntutan Stop Penghitungan Suara

Untuk itu, ungkap Trump, mulai Senin (9/11), tim kampanye kami akan mulai menuntut hasil pemilihan di pengadilan untuk memastikan undang-undang pemilu ditegakkan sepenuhnya. Rakyat Amerika berhak atas pemilihan yang jujur.

“Itu berarti menghitung semua surat suara resmi, dan tidak menghitung surat suara ilegal. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa publik memiliki kepercayaan penuh terhadap pemilihan,” kata Trump.

Trump bertitah bahwa dia tak akan berhenti berjuang. “Jadi apa yang disembunyikan Biden? Saya tidak akan berhenti sampai rakyat Amerika mendapatkan penghitungan suara yang jujur ​​yang layak mereka terima,” ujar Trump.

Dan beberapa jam yang lalu, dalam kicauannya Trump juga masih tak percaya dirinya kalah. Dia mengklaim 71 juta pemilih AS memilihnya. “71.000.000 Suara Resmi. TERBANYAK UNTUK Presiden saat ini,” tutur Trump dalam kicauannya. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top