Golkar NTT Target Menang di 8 Pilkada, Melki Laka Lena: Baru 6 yang Siap | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Golkar NTT Target Menang di 8 Pilkada, Melki Laka Lena: Baru 6 yang Siap


RAKORNIS. Rapat koordinasi teknis Bapillu Partai Golkar NTT yang berlangsung di aula hotel T-More Kupang, Senin (9/11). (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

POLITIK

Golkar NTT Target Menang di 8 Pilkada, Melki Laka Lena: Baru 6 yang Siap


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi NTT memasang target untuk memenangkan delapan dari sembilan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di NTT pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Awalnya memang Partai Golkar targetkan menang di delapan kabupaten, tapi sesuai hasil pengecekan langsung di lapangan saat ini, baru enam kabupaten yang benar siap untuk memenangkan Pilkada di daerah,” ungkap Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena disela sela Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bapillu di aula hotel Timore Kupang, Senin (9/11) siang.

Target menang di delapan dari sembilan kabupaten peserta Pilkada serentak awal Desember mendatang kata politikus yang akrab disapa Melki Laka Lena akan tercapai jika ada kolaborasi/kerja sama yang maksimal antara pasangan calon dan koalisi partai pendukung.

“Kami sudah turun cek langsung di lapangan. Kami juga sudah jalan keliling dan kami baru pulang. Sesuai pemetaan lapangan target menang delapan kabupaten itu akan tercapai kalau ada kerja ekstra. Artinya kalau pasangan calon partai koalisi kerja diforsir betul-betul maka target delapan kabupaten bisa tercapai,” jelas Melky Laka Lena.

Walau agak sulit mencapai target menang di depalan dari sembilan kabupaten peserta Pilkada serentak 09 Desember mendatang, namun Ketua DPD I Partai Golkar NTT mengimbau seluruh masa pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati yang diusung partai Golkar agar tetap menjaga dan memupuk rasa persaudaraan serta kekeluargaan diantara sesama masa pendukung paslon.

“Kompetisi pasti terjadi tapi harus dijaga baik baik agar jangan sampai mengorbankan persauadaraan dan kekeluargaan yang ada. Hindari kampanye yang sifatnya mengejek apalagi menghina orang lain. Kalau hal-hal yang tidak beres di lapangan selesaikan secara baik biar hubungan kekeluargaan tetap jalan harmonis dan aman,” tegasnya. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top