Komisi Kitab Suci KAK Gelar Pendalaman Alkitab di Oeleta | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Komisi Kitab Suci KAK Gelar Pendalaman Alkitab di Oeleta


DALAMI KITAB SUCI. Para OMK, Legio Maria, dan WKRI serius mengikuti pendalaman teks kitab suci dan penyusunan renungan yang berlangsung di aula Paroki Santo Gregorius Agung Oeleta, Sabtu (7/11). (FOTO: ISTIMEWA)

PENDIDIKAN

Komisi Kitab Suci KAK Gelar Pendalaman Alkitab di Oeleta


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang (KAK) menggelar kegiatan pelatihan pendalaman teks Kitab Suci dan penyusunan renungan. Kegiatan yang berlangsung di aula Paroki Santo Gregorius Agung Oeleta, Sabtu (7/11) itu diikuti Organisasi Muda Katolik (OMK), Legio Maria, dan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI).

Hadir juga dalam kegiatan ini pastor rekan, Rm. Jefry Nome yang sekaligus menjadi moderator OMK dan Legio Maria, serta Diakon Ave Alupan.

Ketua Komisi Kitab Suci KAK, RD. Siprianus S. Senda, yang menjadi narasumber, memberikan materi tentang teknik dasar mendalami teks Kitab Suci, khususnya Injil, untuk menemukan pesan teologis mapun pesan spiritual.

Dengan bekal pesan yang ditemukan itu, para peserta kemudian dilatih untuk menyusun renungan biblis yang dapat digunakan dalam pelbagai kesempatan ibadat syukur tanpa imam.

Kegiatan pelatihan ini merupakan program rutin Komisi Kitab Suci KAK yang didukung oleh Lembaga Biblika Indonesia. Melalui program ini, OMK di setiap paroki dalam Keuskupan Agung Kupang mendapat pembekalan yang memadai terkait kitab suci.

BACA JUGA: OMK Tofa Gelar Kegiatan Bincang-bincang Kitab Suci, Hadirkan RD Sipri Senda

“Hasil penelitian saya di Paroki Assumpta menunjukkan bahwa mayoritas OMK kita kurang memahami kitab sucinya sendiri. Maka kegiatan ini dilaksanakan untuk membekali OMK dengan pengetahuan dasar tentang kitab suci dan keterampilan membaca dan menggali pesan injil secara sederhana dan praktis,” jelas RD Sipri Senda yang adalah dosen Kitab Suci di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandira Kupang dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/11).

Para peserta membaca teks pilihan dari keempat injil, lalu mendalami teks tersebut dengan pertanyaan 5 W 1 H, dan mencari jawabannya dengan memanfaatkan Kamus dan Peta pada bagian belakang Alkitab Deuterokanonika.

Hasil dari pendalaman itu mengerucut pada pesan spiritual atau teologis yang ditemukan dari kata-kata dan tindakan Yesus sebagai pedoman untuk kehidupan kristiani.

Berbekal pesan spiritual itu, peserta lalu dilatih menyusun renungan dengan skema lima alinea. Alinea pertama berupa pengantar singkat menggunakan pepatah, alinea kedua berupa pemaparan kaitannya dengan perayaan, alinea ketiga perumusan ulasan teks hasil pendalaman, alinea keempat perumusan pesan teks dan aplikasinya dalam kehidupan atau sesuai tema perayaan, dan alinea kelima ajakan penutup dan harapan.

Kegiatan yang dihadiri oleh 49 peserta ini sekaligus merupakan tindak lanjut dari kegiatan pelatihan kursus dasar Kitab Suci yang dilaksanakan bulan September. Dalam evaluasi kegiatan kali lalu, para peserta meminta agar ada lanjutan kegiatan untuk mencapai tingkat kemahiran. Komisi Kitab Suci KAK menanggapi permintaan itu dengan melaksanakan kegiatan ini.

Pastor Paroki Santo Gregorius Agung Oeleta, RD. Bob Muda, mengharap agar kegiatan ini membawa manfaat besar bagi OMK dan umat di parokinya. “Saya berharap bahwa mereka yang mengikuti kegiatan ini benar-benar menjadi orang muda yang mencintai kitab suci dan dapat menjadi fasilitator katekese di KUB masing-masing,” harapnya. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Populer

To Top