PLN Kenalkan Kompor Induksi ke Masyarakat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PLN Kenalkan Kompor Induksi ke Masyarakat


UJI COBA. Manajemen PLN UIW NTT sementara mendampingi warga dan melakukan demo terkait pemanfaatan kompor induksi atau kompor listrik saat dilakukan demo secara serentak pada Oktober lalu.(IST)

Advetorial

PLN Kenalkan Kompor Induksi ke Masyarakat


Serentak Galakkan Electricfying Lifestyle di NTT

KUPANG, TIMEXKUPANG.com – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT melakukan sosialisasi dan demo masak menggunakan kompor induksi/listrik kepada masyarakat di salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Kelurahan Tofa, Kecamatan Maulafa. Tak hanya di Kota Kupang saja, kegiatan yang sama juga dilakukan serentak di seluruh wilayah NTT seperti di daratan Timor, Alor, Rote, Flores dan Sumba sepanjang Oktober lalu.

Salah satu masyarakat Kelurahan Maulafa yang hadir, Eka mengaku sudah menggunakan kompor induksi lebih dari enam bulan. Alasannya, jelas Eka, karena kompor induksi lebih aman. “Kompor gas kita tahu sendiri resiko yang sering terjadi yakni dapat meledak dibandingkan dengan kompor ini (kompor induksi, Red) jika digunakan tidak terlalu repot. Selain itu, jika memasak juga jadi lebih cepat dan aman,” ungkap warga Kelurahan Maulafa ini.

Dirinya mengaku bahwa jika menggunakan kompor gas maka ketika gasnya habis, maka harus ganti. Sedangkan jika menggunakan kompor induksi tidak terlalu repot karena jika ingin memasak maka tinggal dihubungkan ke stop kontak listrik dan di klik. “Jadi, kompor induksi sangat mudah dan praktis” ujar Eka.

Sementara senior Manager Niaga & Pelayanan Pelanggan PLN UIW NTT, Heru Purwoko menjelaskan melalui pemanfaatan energi listrik (electrifying lifestyle) maka PLN ingin mengajak masyarakat untuk beralih dari budaya lama menggunakan kompor minyak maupun kompor gas ke budaya baru yakni menggunakan kompor induksi. Sebab, kompor induksi memiliki banyak keunggulan seperti lebih aman, nyaman, murah dan juga praktis.

“Kompor induksi dilengkapi dengan sensor sehingga mati secara otomatis sesuai waktu yang sudah diatur atau sensor panas ketika overheat. Sementara kelebihan lainnya yakni dapat dirasakan dari aspek kemudahan pengoperasiannya,” tandasnya. Kompor induksi, jika sudah dihubungkan langsung ke stop kontak listrik, tidak perlu bongkar pasang seperti yang biasa dilakukan pada tabung gas ataupun sumbu kompor.

Heru menerangkan juga bahwa kompor induksi ada fitur level daya yang dapat memberikan pilihan tingkat panas yang dibutuhkan pengguna. “Mulai dari suhu 60° c yang hanya membutuhkan daya sebesar 100 watt, suhu 160° c yang hanya membutuhkan daya 1.000 watt hingga suhu 280° c yang membutuhkan daya 2.100 watt. Selain itu juga sudah disediakan pilihan kegiatan memasak yang akan dilakukan seperti menggoreng, merebus atau hanya menghangatkan makanan yang akan dhidangkan,” terang Heru

Dari aspek perawatannya pun kompor induksi terbilang sangat mudah. Kompor induksi permukaannya terbuat keramik atau kaca licin sehingga mudah dibersihkan dengan cara dibilas menggunakan kain kering. (*/gat)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

Populer

To Top