Kunker ke Rote, Kajati NTT Lepas Tukik di Pantai Sosadale | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunker ke Rote, Kajati NTT Lepas Tukik di Pantai Sosadale


SERAHKAN BANTUAN. Kajati NTT, Dr. Yulianto, SH, MH (kanan) saat menyerahkan bantuan berupa satu unit genset kepada masyarakat Desa Siomeda, Kecamatan Rote Tengah, Kamis (12/11). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kunker ke Rote, Kajati NTT Lepas Tukik di Pantai Sosadale


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Yulianto, SH, MH, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Rote Ndao, Rabu (11/11). Di hari kedua kunkernya itu, Yulianto melepasliarkan ratusan Tukik di Pantai Sosadale, Desa Siomeda, Kamis (12/11).

Kunker tersebut dilakukan dalam rangka inspeksi pimpinan dan koordinasi secara internal di tubuh Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao. Kegiatan pelepasliaran Tukik ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Diketahui, sebanyak 200 ekor Tukik telah dilepas oleh Kejati, Yulianto yang dalam kunkernya itu bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini (IAD) Wilayah NTT, Ny. Yessi Ekawati. Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE beserta Forkopimda turut hadir mendampingi Kajati.

Dalam sambutanya, Kejati mengapresiasi langkah Kejari Rote Ndao, yang telah melaksanakan program Jaksa peduli lingkungan. Dari tindakan itulah, Kejati mengatakan akan didorong karena merupakan sebuah inovasi yang mendukung pelestarian lingkungan dalam rangka pengembangan potensi wisata bahari.

“Insya Allah, akan terus didorong untuk mewujudkan lingkungan yang lestari,” kata Yulianto.

Rote Ndao, kata Yulianto, sangat melimpah potensi pariwisata. Hanya saja belum terlalu gencar dalam mempromosikan secara luas untuk lebih dikenal.

Sedangkan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE mengatakan, penangkaran Tukik di Rote Ndao, dimulai sejak tahun 2012. Yang difasilitasi oleh BKSDA NTT, yakni Kecamatan Rote Barat Laut, Lobalain, dan Rote Tengah.

Pelepasliaran Tukik di Rote Ndao, kata Bupati Paulina, sudah mencapai 70 hingga 80 ribu ekor lebih. Bupati berharap, semua Tukik yang dilepasliarkan itu dapat hidup agar menambah daya tarik sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

“Sudah sangat banyak jumlah Tukik yang dilepas. Mudah-mudahan menambah potensi yang baru di sektor pariwisata,” harap Bupati Paulina.

Bupati Paulina juga mengapresiasi sekaligus berterima kasih atas kunjungan Kajati di Rote Ndao. Bupati Paulina berharap, melalui kunker tersebut makin memperkokoh sinergitas yang sudah terbangun selama ini.

“Dari kunker Pak Kajati saat ini diharapkan memotivasi dan mempererat sinergisitas dan kerja sama antara Pemkab dan Kejari Rote Ndao yang sudah terbangun dalam upaya penegakkan hukum,” ujar Bupati Paulina.

Dalam kegiatan tersebut, juga disalurkan bantuan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (Kompak) Penyu ‘Camar Laut’ Desa Siomeda, Kecamatan Rote Tengah. Bantuan tersebut berupa satu unit genset, perlengkapan kerja berupa baju, sepatu boot, senter, serta bantuan paket sembako. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top