Polres TTU Gelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Alam | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres TTU Gelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Alam


APEL SIAGA. Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas saat memimpin apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam yang berlangsung di Lapangan Polres TTU, Rabu (11/11). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Polres TTU Gelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Alam


Melibatkan TNI dan Instansi Terkait

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kepolisian Resort Timor Tengah Utara (Polres TTU) menggelar apel kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana alam di Kabupaten TTU, Rabu (11/11).

Upacara yang berlangsung di Lapangan Polres TTU tersebut merupakan salah satu persiapan menghadapi dampak yang timbul akibat bencana alam. Polres TTU akan menyiapsiagakan personil dalam rangka membantu masyarakat menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di Bumi Biinmafo.

Terpantau Timor Express di lapangan upacara Polres TTU, pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin langsung Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Waka Polres TTU, Kompol Yeter B. Selan, Asisten Tata Pemerintahan Sekda TTU, Josep Kuabib, Pasi Ops Dim 1618/TTU, Kepala Dinas Kesehatan TTU, Perwakilan Kasat Pol PP Kabupaten TTU dan Perwakilan BPBD Kabupaten TTU.

Para peserta apel di antaranya 1 pleton kelompok Perwira Polres TTU dan Kodim 1618/TTU, 1 pleton Yonif Raider 744/SYB, 1 pleton Kodim 1618 TTU, 4 pleton Polres TTU, 1 pleton Dishub Kabupaten TTU, 1 pleton Sat Pol PP Kabupaten TTU,1 pleton BPBD Kabupaten TTU, dan 1 pleton Banser.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Dias Quintas dalam amanatnya mengatakan, penanggulangan bencana harus dilakukan dengan menggunakan prinsip dan cara yang tepat dengan tujuan agar tidak terlalu berdampak buruk bagi para korban.

Selain itu, apel tersebut juga untuk memantapkan serta menyiapsiagakan personil dalam rangka membantu masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten TTU.

“Kita harus siap dan siaga untuk menghadapi dampak bencana yang akan terjadi di pergantian musim tahun ini,” ungkap Nelson.

Menurut Nelson, prinsip penanggulangan bencana alam adalah cepat dan tepat, guna meminimalisir korban dan kehilangan harta benda. Ketika menghadapi bencana alam, hal yang harus diutamakan adalah penyelamatan manusia barulah harta bendanya.

Selain itu, lanjut Nelson, koordinasi dan keterpaduan antar instansi pemerintah dan masyarakat harus dilakukan secara terpadu dan saling mendukung, berdaya guna, memanfaatkan waktu, tenaga dan biaya sebaik mungkin secara terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan secara benar.

“Kita menyadari bahwa kondisi sarana prasarana baik yang ada pada Pemerintah Kabupaten TTU dan Polres TTU sangat terbatas, namun keterbatasan tersebut bukan menjadi halangan dalam membantu masyarakat yang terkena bencana namun sebagai motivasi dalam memberikan bantuan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah personel TNI yang akan disiagakan untuk kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam.

Dikatakan, prajurit TNI siap membangun koordinasi lintas sektor guna membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam.

“Kita siap membangun komunikasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana alam. Kita siap membangun komunikasi lintas sektor guna membantu masyarakat atasi dampak bencana alam,” Singkatnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top