Bencana Puting Beliung Kembali Melanda Belu, 5 Rumah Rusak | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bencana Puting Beliung Kembali Melanda Belu, 5 Rumah Rusak


KORBAN BENCANA. Sejumlah anggota TNI nampak membantu mengangkat puing-puing rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kamis (12/11). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Bencana Puting Beliung Kembali Melanda Belu, 5 Rumah Rusak


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Bencana angin puting beliung kembali melanda wilayah Kabupaten Belu, Rabu (11/11). Sebanyak lima unit rumah masyarakat di Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat rusak akibat terpaan angin kencang yang menerjang wilayah desa itu sekira pukul 16.00 Wita.

Pantauan wartawan Kamis (12/11), lima rumah warga yang diterjang puting beliung itu dimiliki oleh Donatus Mau, Wilibrodus Mauk, Yosef Mau, Frengki Layangsari, dan Manuel Paiceko.

Kerusakan rumah warga tersebut kondisinya cukup parah karena atapnya diterbangkan angin. Rumah yang kondisinya rusak paling parah dialami oleh Manuel Paiceko.

“Saya punya rumah ini yang parah. Sambungan rumah bagian belakang ambruk semua,” ujar Manuel Paiceko.

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Belu Zakarias Moruk, saat dikonfirmasi terkait musibah bencana mengaku sudah menerima laporan terkait musibah itu dari Badan Penanganggulan Bencana Daerah (BPBD) Belu.

BACA JUGA: Puting Beliung Terjang Desa Humusu Sainiup, 5 Rumah Warga Rusak Parah

BACA JUGA: Angin Puting Beliung Rusakkan 11 Rumah Warga Desa Kabuna

Dikatakan, BPBD Belu sudah berkordinasi dengan tim penanggulang bencana untuk turun ke lokasi. Sekalian membantu masyarakat yang terkena bencana puting beliung itu.

Menurut Zakarias, selain bencana angin puting beliung di Kinbana, Tasifeto Barat, ada pula rumah bengkel di Kelurahan Manuaman Kecamatan Kota Atambua juga terkena bencana.

Menurut Zakarias, ia telah meminta Penjabat Sekda dan Kepala BPBD Belu untuk mendata rumah masyarakat yang rusak agar bisa dibantu pemerintah.

“Pastinya kita akan bantu. Kita turun pantau ke lokasi dan segera salurkan bantuan,” jelas Zakarias yang juga Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top