Langgar Prokes, KPU Sanksi Tiga Paslon Cakada di TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Langgar Prokes, KPU Sanksi Tiga Paslon Cakada di TTU


Ketua KPU Kabupaten TTU, Paulinus Lape Feka. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

Langgar Prokes, KPU Sanksi Tiga Paslon Cakada di TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memberi sanksi tegas kepada tiga pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati TTU akibat dinilai melanggar penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 selama tahapan kampanye.
Sanksi yang diberikan untuk paslon Kristiana Muki-Yosep Tanu (Paket Kita Sehati), Hendrikus Frengky Saunoah-Amandus Nahas (Paket Fresh), dan paslon David Djuandi-Eusabius Binsasi (Paket Desa Sejahtera) itu berupa peniadaan kampanye dengan metode rapat terbatas selama tiga hari ke depan, terhitung sejak tanggal 14 – 16 November 2020.

“Sanksi yang diberikan oleh KPU TTU terhadap tiga paslon tersebut lantaran mereka melakukan pelanggaran penerapan protokol kesehatan (Prokes) pada saat melakukan kampanye dengan metode rapat terbatas di lapangan,” ungkap Ketua KPU Kabupaten TTU, Paulinus Lape Feka kepada Timor Express, di Kefamenanu, Sabtu (14/11).

Dikatakan, sanksi yang diberikan tersebut oleh KPU berdasarkan hasil rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) TTU yang menemukan adanya pelanggan terhadap penerapan prokes Covid-19 selama melakukan kampanye.

“Bawaslu sudah melakukan teguran secara tertulis sebanyak tiga kali namun tidak dipatuhi, kemudian Bawaslu melalui temuan merekomendasikan ke KPU untuk memberikan sanksi tegas,” jelas Paulinus.

Paulinus menegaskan, untuk menindaklanjuti temuan Bawaslu tersebut, pihaknya sudah memberi surat pemberitahuan kepada ketiga paslon, Bawaslu TTU, dan Polres TTU.

Menurut Paulinus, para paslon tidak melakukan kampanye dengan menggunakan rapat terbatas, karena pelanggaran yang terjadi pada saat para paslon melakukan kampanye dengan menggunakan metode rapat terbatas.

“Itu berarti metode lain seperti dialog masih bisa dilakukan oleh paslon namun untuk rapat terbatas ditiadakan selama tiga hari berturut-turut,” tegasnya.

Paulinus berharap, semua aturan bisa ditaati oleh para paslon termasuk aturan dalam penerapan prokes Covid-19 dalam semua jenis metode kampanye.

“Jadi selain aturan kampanye, aturan protokol kesehatan Covid-19 juga harus dipatuhi, karena sudah ditetapkan di dalam aturan dan itu sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari tahapan pilkada,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top