Debat Publik Putaran Kedua, Paslon Bahas Pembangunan Jiwa Bangsa Warga TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Debat Publik Putaran Kedua, Paslon Bahas Pembangunan Jiwa Bangsa Warga TTU


DEBAT KEDUA. Paslon Bupati-Wakil Bupati TTU di Pilkada 2020 pose bersama usai mengikuti Debat Publik putaran kedua di Hotel Ariesta Kefamenanu, Sabtu (14/11). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

Debat Publik Putaran Kedua, Paslon Bahas Pembangunan Jiwa Bangsa Warga TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kembali menyelenggarakan kegiatan debat publik putaran kedua Pemilihan Bupati-Wakil Bupati TTU tahun 2020 bertempat di aula Hotel Ariesta, Sabtu (14/11).

Debat putaran kedua tersebut mengusung tema “Nation Character Building Masyarakat Timor Tengah Utara Berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan”.

Hadir dalam kegiatan tersebut, ketiga pasangan calon (Paslon) kepala daerah (Cakada), Ketua KPU TTU, dan anggota Bawaslu TTU. Selain itu hadir pula para penyusun materi diantaranya Prof. Mince Ratoe Udjoe, M.Pd, Dr. Ahmad Atang, M.Si, dan Rudi Rohi, SH, M.Si.

Pantauan langsung Timor Express, debat putaran kedua dibagi dalam lima segmen, dimana segmen pertama pemaparan visi dan misi, segmen kedua pedalaman visi-misi, segmen ketiga menjawab pertanyaan moderator kemudian paslon lain menanggapi paslon yang ditanya. Selanjutnya segmen keempat saling tanya dan saling menanggapi antara paslon, dan segmen kelima closing statmen dari para paslon.

Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka mengatakan, bahwa debat publik merupakan salah satu metode kampanye yang diamanatkan oleh undang-undang dan pelaksanaannya difasilitasi KPU.

BACA JUGA: Debat Publik Pertama, Simak Janji 3 Paslon di Pilkada TTU

Menurutnya, kegiatan debat dilakukan dalam rangka untuk memberikan kesempatan kepada publik untuk mengetahui kapasitas dan visi-misi dari paslon Cakada TTU yang bertarung dalam Pilkada serentak 2020 ini.

“Sehingga debat dapat menjadi referensi bagi para pemilih dalam menentukan pilihan secara tepat pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang,” ungkapnya.

Terkait dengan pemilihan tema debat pada putaran kedua tersebut, jelas Paulinus, hal itu berdasarkan kesadaran penuh bahwa Kabupaten TTU berbatasan langsung dengan negara Timor Leste (RDTL).

Karena itu, lanjutnya, maka siapapun calon yang terpilih, nantinya dalam mengimplementasikan visi dan misi bisa dilandasi dengan spirit untuk memperkokoh identitas ke-Indonesiaan melalui pembangunan jiwa kebangsaan.

“Itu Wajib hukumnya. Tema tersebut kita ambil, bahwa dalam segala strategi pembangunan yang nanti akan dilakukan harus berada dalam bingkai NKRI,” jelasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top