Dana Kampanye Paket Fresh Tertinggi Diantara Kontestan Pilkada TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dana Kampanye Paket Fresh Tertinggi Diantara Kontestan Pilkada TTU


Tiga Paslon Bupati-Wakil Bupati TTU foto bersama usai Debat Publik kedua di aula Hotel Ariesta Kefamenanu, Sabtu (14/11). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

Dana Kampanye Paket Fresh Tertinggi Diantara Kontestan Pilkada TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah menerima laporan dana kampanye dari masing-masing pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati TTU 2020.

Dari ketiga paslon tersebut, dana kampanye tertinggi ditempati paslon Hendrikus Frengky Saunoah-Amandus Nahas (Paket Fresh) dengan total dana kampanye senilai Rp 1.028.271.000. Besaran dana kampanye tersebut murni sumbangan dari perorangan dalam bentuk barang.

Urutan kedua besaran dana kampanye ditempati paslon David Djuandi-Eusebius Binsasi (Paket Desa Sejahtera) dengan jumlah dana kampanye senilai Rp 847.285.000. Dana kampanye ini terbagi dari beberapa sumbangan yakni sumbangan partai politik pengusung sebesar Rp 478.494.000, sumbangan perseorangan sebanyak Rp 238.791.000, dan sumbangan dari pribadi calon sebanyak Rp 130.000.000.

Sedangkan untuk besaran dana kampanye paslon Kristiana Muki-Yosep Tanu (Paket Kita Sehati) paling kecil dengan total Rp 368.000.000. Jumlah ini merupakan akumulasi dari beberapa item sumbangan, yakni sumbangan perorangan sebesar Rp 218.000.000 dan sumbangan dari pribadi calon sebanyak Rp 150.000.000.

Komisioner KPU TTU, Dona Elvira Kapitan kepada Timor Express, Senin (16/11) mengatakan, pihaknya telah menerima laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye dari ketika paslon Bupati-Wakil Bupati yang bertarung di Pilkada TTU 2020.

Dari laporan awal tersebut, kata Dona, masing-masing paslon diberi kesempatan untuk memberikan laporan akhir dana kampanye sehari setelah batas akhir masa waktu kampanye yakni 7 Desember 2020.

“Laporan dana kampanye awal sudah disampaikan terlebih dahulu dan laporan akhir dana kampanye itu nanti sehari setelah batas akhir masa waktu kampanye,” ungkap Dona.

Dona menambahkan, dana kampanye yang telah dilaporkan tersebut akan diaudit oleh akuntan publik guna menguji kebenaran masing-masing paslon dalam menyampaikan besaran dana kampanyenya.

Untuk itu, Dona mengingatkan agar para paslon dalam menyampaikan laporan dana kampanyenya disampaikan dengan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak mendapatkan sanksi dari KPU.

“Kita belum tau apakah laporan dana kampanye ini benar atau rekayasa, tapi nanti lembaga akuntan publik yang akan membuktikan setelah masing-masing paslon menyampaikan besaran dana kampanyenya,” kata Dona. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top