PLN Bantu UMKM dan IKM | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PLN Bantu UMKM dan IKM


Diskon tambah daya super merdeka.(NET)

Advetorial

PLN Bantu UMKM dan IKM


Kembali Perpanjang Diskon Tambah Daya

KUPANG, TIMEX- PT PLN (Persero) kembali memperpanjang program “Super Merdeka” hingga 30 November nanti. Perpanjangan ini dilakukan karena tingginya animo pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)/Industri Kecil Menengah (IKM) pada program tambah daya sebelumnya. Hingga 9 November, total 45 ribu pelanggan telah mendaftar untuk memanfaatkan program ini.

“Kami melihat antusiasme pelanggan masih cukup tinggi dan masih banyak pelanggan UMKM dan IKM yang membutuhkan program ini. Karena itu mala kita kembali perpanjang program ini hingga 30 November mendatang,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Dijelaskan Agung Murdifi, program yang diberikan PLN ini memberikan keringanan bagi pelanggan golongan tarif bisnis dan industri tegangan rendah mulai dari daya 450 Volt Ampere (VA) sampai dengan daya 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA. “Melalui program ini, kami ingin memberikan keringanan biaya tambah daya yang super ekonomis demi membantu dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM ditengah pandemi,” tambah Agung.

Di tengah pandemi Covid-19, lanjutnya menjelaskan, UMKM/IKM adalah tulang punggung kegiatan ekonomi. Karena itu maka PLN peka dan memberikan kemudahan melalui program layanan Super Merdeka bagi pelanggan UMKM/IKM yang membutuhkan listrik untuk kegiatan bisnisnya.

Karena itu maka bagi pelanggan yang ingin menikmati promo Super Merdeka untuk UMKM/IKM dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123, yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, Instagram @pln123_official, website www.pln.co.id, aplikasi PLN MOBILE, serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat. (*/gat)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

Populer

To Top