Sosialisasi 4 Pilar di SMAN 1 Bajawa, Bunda Julie Ajak Siswa Jaga Toleransi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sosialisasi 4 Pilar di SMAN 1 Bajawa, Bunda Julie Ajak Siswa Jaga Toleransi


SOSIALISASI 4 PILAR. Suasana kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR RI oleh Julie Sutrisno Laiskodat di aula SMA Negeri 1 Bajawa, Kabupaten Ngada, Selasa (17/11). (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

POLITIK

Sosialisasi 4 Pilar di SMAN 1 Bajawa, Bunda Julie Ajak Siswa Jaga Toleransi


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Anggota MPR RI Fraksi Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat melakukan kunjungan ke SMA Negeri Bajawa untuk sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Selasa (17/11).

Kedatangan sosok politikus yang akrab disapa Bunda Julie itu disambut Kepala SMAN 1 Bajawa, Jeck Lengi bersama para kepala sekolah lainnya, para guru dan siswa-siswi. Bunda Julie juga disambut dengan tarian tradisional Kabupaten Ngada, Ja’i dengan irama lagu Ie Wea.

Pejabat sementara Bupati Ngada, Linus Lusi yang ikut mendampingi Bunda Julie dalam sambutannya mengatakan, kedatangan wakil rakyat itu di Kabupaten Ngada memberi motivasi dan semangat untuk menggelorakan literasi dibidang apapun. Kabupaten Ngada sendiri dikenal dengan kemajuan sosial dan budaya hingga sangat menjunjung tinggi nilai toleransi.

“Yang hadir bukan hanya orang Bajawa atau orang So’a saja tetapi seluruh Indonesia juga hadir di Kabupaten Ngada,” ungkap Linus Lusi.

Linus menambahkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Ngada berada pada urutan kedua di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah Kota Kupang.

“Perlu kami laporkan kepada Bunda Julie, bahwa IPM Kabupaten Ngada urutan kedua setelah Kota Kupang. Kalah kabupaten lainnya, ini sungguh luar biasa,” ungkapnya.

Kepada Bunda Julie, Linus Lusi berharap dapat memperhatikan anak-anak SMA Negeri 1 yang berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan Bunda Julie diminta untuk jangan pernah bosan datang berkunjung ke SMA Negeri 1 Bajawa.

Sementara itu, Bunda Julie mengatakan bahwa NTT merupakan provinsi yang sangat tinggi dalam menjaga toleransinya. “Saya sempat kaget seperti saat ini yang hadir, dari Manggarai juga ada di SMA Negeri 1 Bajawa. Saya harap ini tetap mempertahankan dan tetap jaga toleransi,” pesan politikus yang juga anggota Komisi IV DPR RI ini.

Bunda Julie menegaskan bahhwa, empat pilar menjadi fondasi yang kuat sehingga ini harus tetap dipertahankan. Empat pilar yang paling penting adalah soal implementasinya, kalau soal teorinya diinternet sudah tersedia semua. Tapi bagaimana implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.

“Contohnya seperti kursi yang kita duduk saat ini, kakinya ada empat dan jika kakinya ada tiga maka kita akan jatuh ke lantai,” kata Bunda Julie.

Bunda Julie mengingatkan bahwa empat pilar harus tetap dipertahankan sampai kapanpun. Fondasinya adalah empat pilar yaitu Pancasila, UUD 1945 serta ketetapan MPR, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Zaman boleh berubah tetapi kaki empat pilar harus tetap kokoh, jangan sebarkan hoax, cari tahu dulu. Cek konten, misalkan selfie dan pasang caption. Ini pakaian adat Ngada, motif ini begini dan lainnya,” ungkapnya.

Pantauan TIMEX di SMAN 1 Bajawa, turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada, Vinsensius Milo, Kabag Admas Setda Ngada Martinus P. Langa. Sejumlah Kepala Sekolah di Kota Bajawa, Para Guru, siswa-siswi SMA Negeri 1 Bajawa. (*)

PENULIS: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top