STIKES Maranatha Kupang Lepas 275 Mahasiswa, Ketua Yayasan: Beri Pelayanan Tanpa Pamrih | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

STIKES Maranatha Kupang Lepas 275 Mahasiswa, Ketua Yayasan: Beri Pelayanan Tanpa Pamrih


PROSESI WISUDA. STIKES Maranatha Kupang dan Akper Maranatha saat mewisuda 275 mahasiswa di Hotel Timor Raya Kupang, Selasa (17/11). (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

PENDIDIKAN

STIKES Maranatha Kupang Lepas 275 Mahasiswa, Ketua Yayasan: Beri Pelayanan Tanpa Pamrih


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang (STIKES-MK) dan Akper Maranatha mewisuda 275 mahasiswanya, bertempat di Hotel Timor Raya Kupang, Selasa (17/11).

Ketua STIKES Maranatha Kupang, Stefanus Mendes Kiik usai acara wisuda kepada media ini mengungkapkan keyakinannya bahwa 275 mahasiswa yang diwisuda bakal dapat bersaing dengan lulusan kesehatan dari kampus lainnya, baik itu dalam daerah maupun luar daerah sekalipun di dunia kerja.

Keyakinan ini, kata Stefanus, karena 275 lulusan yang diwisuda itu telah dipersiapkan secara baik. Baik itu ilmu pengetahuannya dan keterampilannya dalam melaksanakan tugas pelayanan kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

Stefanus menyebutkan, 275 mahasiswa yang diwisuda itu terdiri dari 70 lulusan D-III kebinanan, 83 lulusan profesi ners, dan 90 lulusan S1 keperawatan. Sementara lulusan Akper Maranatha sebanyak 32 orang, semuanya D-III keperawatan.

Stefanus menambahkan, hal lain yang membuat dirinya yakin akan kualitas lulusannya karena lembaga yang ia pimpin tersebut berstatus akreditasi B sehingga benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya.

Selain itu, kata Stefanus, STIKES Maranatha di tahun 2020 pada hasil uji kompetensi, kampus ini mendapat nilai tertinggi di NTT. “Dengan beberapa prestasi itu, semakin meyakinkan bahwa lulusan asal STIKES Maranatha maupun Akper Maranatha akan dapat bersaing di dunia kerja yang semakin hari semakin ketat,” katanya.

Stefanus mengharapkan agar para lulusannya terus meningkatkan kualitas, sehingga ketika melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan kepuasan dan kebahagiaan bagi siapa saja yang dilayani.

“Saya harap lulusan dari STIKES Maranatha dan Akper Maranatha yang diwisuda hari ini (17/11), tidak puas karena telah menyelesaikan pendidikan tapi harus terus berupaya untuk memperoleh pekerjaan guna mengaplikasikan ilmu yang diperoleh,” harap Stefanus.

STIKES Maranatha Kupang dan Akper Maranatha, demikian Stefanus, hingga saat ini cukup mendapat perhatian dan kepercayaan dari masyarakat, baik itu di Provinsi NTT maupun provinsi lain. Pasalnya, mahasiswa yang diwisuda ataupun yang tengah mengenyam pendidikan di kampus ini datang dari provinsi lain bahkan luar negeri yakni Timor Leste.

Untuk itu, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih para orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya mengenyam pendidikan di STIKES Maranatha juga Akper Maranatha. “Kami akan terus meningkatkan kualitas dosen dan juga peningkatan sarana prasarana lainnya, sehingga terus meningkatkan pelayanan pendidikan bagi putra-putri bangsa dengan maksimal,” janjinya.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Maranatha NTT, Semuel Selan pada kesempatan itu menyampaikan proficiat kepada 275 mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di STIKES Maranatha dan juga Akper Maranatha.

“Dengan menyelesaikan pendidikan, bukan berarti perjuangan telah selesai, melainkan perjuangan sesungguhnya telah menunggu para wisudawan-wisudawati yakni berkompotensi untuk memperebutkan lapangan pekerjaan,” katanya.

“Mereka yang berupaya dengan baik dan maksimal akan berhasil memenangkan kompotisi. Tetapi yang tidak berupaya maksimal, maka akan kalah bersaing,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Semuel berharap agar para wisudawan/wisudawati terus berupaya maksimal dan selalu mengandalkan Tuhan untuk menjadi pemenang dalam setiap kompotisi. “Saya harap kepada wisudawan dan wisudawati, untuk melayani dengan tulus hati. Melayani tanpa mengharapkan pamrih, maka berkat akan selalu mengalir dalam hidup para wisudawan dan wisudawati,” tandas Semuel. (yop)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Populer

To Top